Komunitas

IPMR Kumpul Koin Untuk ‘Pahlawan Kebersihan’

PEKANBARU, EDUNEWS.id – Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Riau (IPMR) Sabtu (25/6/2016) menggelar aksi simpatik pengumpulan koin untuk ‘pahlawan kebersihan’.

Aksi sosial yang berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 2.461.600 itu dilakukan diberbagai titik salah satunya di bundaran Mall SKA Arengka. Selain di SKA, Mahasiswa juga akan menggalang pengumpulan koin di depan ramayana Jalan Sudirman Pekanbaru dan Bundaran depan Kantor Gubernur Riau.

Aksi sosial pengumpulan koin ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap nasib para pekerja kebersihan yang tidak menerima upah selama dua bulan terakhir oleh perusahaan rekanan Pemko Pekanbaru, PT MIG.

Selain itu, mahasiswa juga memprotes Pemerintah Kota Pekanbaru yang terkesan lamban dalam menangani masalah yang dialami para pekerja kebersihan, yang selama ini tumpuan dalam menjaga kebersihan Kota Madani ini.

Baca juga :  Diksar Mapala UII Berujung Maut, Dua Mahasiswa Tewas

“Sudah dua bulan lamanya gaji honorer dari petugas kebersihan Kota Pekanbaru tak kunjung dicairkan. Anak dan istri mereka merengek dalam kepedihan, tak ada uang untuk membeli makan dan susu untuk anak anak mereka,” ujar Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Abdul Khair dalam pernyataan sikapnya.

Atas kelalaian perusahaan dan Pemerintah Kota yang lemah dalam manajemen pengelolaan sampah, telah menimbullan dampak sosial yang buruk bagi para buruh kebersihan ini.

Celakannya, Pemerintah Kota sudah dua kali berjanji akan membantu pembayaran gaji mereka. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi konkrit.

“Sampai ada salah satu petugas kebersihan yang tak kunjung pulang ke rumah karena takut di marahi oleh istrinya lantaran tak ada uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sungguh ironi di tengah bulan suci ramadhan ini petugas kebersihan yang kita anggap sebagai pahlawan pada tempo ini bekerja terus menerus tanpa upah yang sepeser pun di terimanya,” tegas Abdul Khair.

Baca juga :  Mahasiswa UNCP Membincang Pemikiran Tjokroaminoto

Para pekerja kesersihan ini merupakan ujung tombak dalam menyukseskan Kota Pekanbaru menyabet penghargaan sebagai kota terbersih tujuh kali berturut-turut.

“Kota Pekanbaru pernah mendapatkan piala adipura sebagai kota terbersih di Indonesia atas jasa siapa? Tak lain dan tak bukan adalah karena jasa petugas kebersihan,” cetusnya.

Atas dasar itulah, BEM UR dan seluruh BEM se Riau di bulan yang penuh keberkahan turun ke jalan melakukan aksi sosial dengan menggalang dana bagi para ‘pahlawan kebersihan’ sebagai bentuk rasa kemanusiaan.

“Adapun hasil dari aksi kita ini nanti berupa uang yang terkumpul akan langsung kita berikan kepada petugas kebersihan tepat di depan kantor walikota sebagai bentuk protes dan sindiran kepada pemerintah kota Pekanbaru yang tidak peduli dengan petugas kebersihan yang gajinya tidak kunjung dicairkan oleh pihak pemko dengan dalih-dalih normatif,” cetusnya lagi.

Baca juga :  UI Termasuk Universitas Terbaik di Asia Tahun 2016 Versi Times Higher Education

[IndraAbdilla]

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!