Komunitas

Pesan Anies Baswedan pada Pagelaran Wayang Virtual yang Dilaksanakan oleh Komunitas PEPADI

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Komunitas Pelestari Seni Budaya Nusantara yang dipimpin oleh Glesos Yoga Mandira bersama-sama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) yang dipimpin oleh Kondang Sutrisno selaku Ketua Umum Pepadi Pusat menggelar pertunjukan Wayang Kulit bersama Balak Anies Rasyid Basweda secara Virtual (live streaming) pada, Ahad (28/2/2021).

Pertunjukan ini dipancarkan dari Studio Mini Museum Wayang Jakarta yang berlokasi di Kawasan Kota Tua dengan mengambil cerita Sumilaking Pedhut Ngamarto dengan menampilkan dhalang muda berbakat dari Provinsi DKI Ki Brian, Sabdo Carito SSn.

Di awal pertunjukan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan sambutan Sekapur Sirih atau Sabdo Tomo secara Online dari rumah kediamannya yang berlokasi di Daerah Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Baca juga :  Komunitas Indonesia Mendidik Gelar Halal Bihalal

Dalam sambutannya tersebut Pak Anies demikian beliau biasa disebut tentang perlu serta pentingnya peran tiga pilar Seni Budhaya dalam satu sinergitas untuk melindungi,melestarikan serta mengembangkan Seni Budhaya,khususnya Seni Budhaya Tradisional seperti Wayang Kulit.

Ketiga pilar dimaksud adalah Penggiat Seni Budhaya,Pelaku Seni Budhaya dan Pemerhati atau Pemirsa Seni Budhaya.

Walaupun masing-masing pilar punya tanggung jawab pada bidangnya, namun bila mereka bisa melakukan sinergitas dengan baik, maka Seni Budhaya Tradisional dapat terlindungi, dilestarikan serta dikembangkan.

“Sehingga warisan leluhur yang merupakan warisan budhaya tak bentuk ini dapat dipertahankan eksistensinya sampai ke anak cucu kita nanti” kata Anies.

Menurut Anies, pertunjukan seni budyaya seperti wayang kulit ini disamping menjadi Tontonan juga membawa Tuntunan.
“Tidak semua tontonan bisa menjadi tuntunan, demikian pula tidak semua tuntunan bisa diwujudkan dalam tontonan,” tuturnya.

Baca juga :  HMI MPO Cabang Makassar akan Gelar Intermedite Training pada Bulan Desember 2020

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan tiga kalimat pantun dan salah satunya berbunyi ‘Bengawan banyune asat, para seniman harus tetap bersemangat’.

Pesan tersiratnya Anies menyapa para pelaku seni budaya dimanapun berada dalam situasi sulit ini untuk tetap bersemangat berkarya dan berkreasi.

“Namun harus tetap menjaga serta melaksanakan protokol kesehatan, khususnya 3 M” pungkasnya. (rilis)

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com