Komunitas

Sambut HUT RI, Pemuda Toraja Gelar Dialog Refleksi Pahlawan Toraja

JAKARTA, EDUNEWS.ID- Dewan Pengurus Pusat Aliansi Pemuda Toraja Indonesia (DPP APTI) menyelenggarakan diskusi internal mengenang para pahlawan lokal Toraja. Kegiatan ini dilaksanakan di Asrama Pemuda Toraja, Wisma 31, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (5/8/2017)

Kegiatan ini dilakukanan dalam rangka menyambut hari proklamasi di bulan Agustus sekaligus peringatan 100 tahun pengasingan para pejuang terakhir Toraja di era kekuasaan pemerintah kolonial Belanda di Toraja.

Benyamin Kembong Lisulembang, seorang anak muda yang konsen pada sejarah dan budaya toraja yang diundang menjadi pemateri dalam diskusi tersebut.

Dalam pemaparannya, Bung Bento panggilan akrab Benyamin Kembong ini memaparkan bahwa ada puluhan pejuang Toraja yang berjuang setelah Pong Tiku di eksekusi pada tahun 1907.

Baca juga :  Konsolidasi Organisasi, Aliansi Pemuda Toraja Indonesia Gelar Pertemuan di Toraja

“Setelah Pong Tiku di eksekusi pada tahun 1907, perjuangan di lanjutkan oleh beberapa pejuang dan pimpinan wilayah selama 10 tahun.” ujar Benyamin.

Pejuang atau Pahlawan Lokal Toraja tersebut seperti Matandung, Pong Massangka, Tandibua’, Buyang, Bombing, Uwa’, saruran, Pong Simpin dkk yang terus memimpin perlawanan rakyat menentang hegemoni kolonial Belanda di wilayah Toraja.

“Pemuda Toraja harus mengetahui beberapa pahlawan lokal Toraja yang terus berjuang sampai tahun 1917 di tangkap oleh Belanda” tutur Benyamin.

Ketua Umum DPP APTI, Indra Gunawan berharap para pemuda Toraja masa kini selain mengetahui sejarah pejuang Toraja yang melawan Belanda juga mengambil sisi positif makna perjuangan dimasa lalu.

Baca juga :  APTI Konsolidasikan Basis di Wilayah Sulawesi Selatan

“Kita berharap pemuda toraja selain mengetahui sejarah perjuangan tokoh pejuang masa lalu dan menjadi dorongan semangat di masa kini bagi pemuda dalam berjuang di berbagai bidang” tutup Indra.

Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPP APTI, Acantha Manapa’ Sampetoding menyampaikan diskusi ini untuk merefleksikan kembali daftar pahlawan-pahlawan lokal Toraja masa lalu yang berjuang melawan penjajah tetapi belum tentu diketahui oleh generasi muda Toraja masa kini.

“Beberapa pimpinan diberbagai wilayah Toraja seperti Matandung, Pong Masangka, Tandibua’, Bombing, dan pejuang lain yang di tangkap oleh Belanda 100 tahun silam harus di ketahui oleh kita pemuda sebagai bagian dari fakta sejarah dan budaya.” pungkasnya.

Baca juga :  Pemuda Muslimin Indonesia Sulsel Buka Posko Bantuan Gempa Sulteng

EDUNEWS

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top