Literasi

Elearning UT Solusi Pendidikan di Era Pandemi Covid-19

Ilustrasi

 
Oleh : Nurdiyah*

OPINI, EDUNEWS.ID-Pada hakikatnya pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk muwujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya (Achmad Munib, 2004). Pendidikan menjadi hal penting dalam meningkatkan taraf kehidupan seseorang. Sebuah pembelajaran dengan berbagai metode pendidikan menjadi mutlak dilakukan dalam upaya menggali kemampuan peserta didik melalui media pembelajaran yang efektif dan mampu mengantarkan pesan si pengirim kepada penerima lebih mudah dipahami, dimengerti dan lancar. Sehingga sasaran mencerdaskan anak bangsa dapat tercapai.

Dalam artian media pembelajaran adalah sarana untuk merangsang pikiran, perasaan dan perhatian seseorang untuk lebih tercapainya proses belajar mengajar antara tenaga pengajar dan peserta didik. Media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran (Schramm dalam Rudi dkk, 2008).

Universitas Terbuka (UT) merupakan PTN yang menggunakan dan mengembangkan dua layanan bantuan belajar dalam melaksanakan perkuliahan. Pertama, model perkuliahan tutorial on line (tuton) yang dilaksanakan dalam jaringan (daring). Proses pembelajaran dalam jaringan yang didesain khusus lengkap dengan fitur-fitur yang mendukung sebuah kelas tutorial yang dilaksanakan secara online. Mahasiswa dapat mengakses kelas tutorialnya dengan fitur web UT yang sudah tersedia, tanpa harus dibatasi jarak dan tempat. Kedua, layanan bantuan belajar secara tatap muka (TTM). Sistem pembelajaran yang didesain dengan menghadirkan adanya pertemuan tatap muka langsung antara tutor dan mahasiswa. Sistem pembelajaran ini dilaksanakan dengan menggunakan ruang kelas tempat tutorial di berbagai pokjar yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. proses pembelajaran berlangsung antara tutor dan mahasiswa biasa juga disebut dengan tutorial tatap muka.

Baca juga :  Andai Indonesia Tanpa Pancasila

Pada prinsipnya pemberian layanan bantuan belajar yang diterapkan di Universitas Terbuka adalah untuk memudahkan, menjangkau, dan memberikan pilihan pelayanan mahasiswa untuk mengakses model perkuliahan di UT. Tentu saja tetap memegang asas profesionalitas, transparansi, mengedepankan wibawa akademik yang dapat dilihat dari aspek kualitas tenaga pengajar, tenaga kependidikan, media pembelajaran serta sarana dan prasarana yang menunjang tercapainya mutu sistem pendidikan di UT yang berbasis IT.

Memuncaknya penyebaran Covid-19 di Indonesia, mengharuskan penerapan Sosial distancing. Tindakan pembatasan untuk mengendalikan infeksi atau memperlambat penyebaran suatu penyakit menular atau menurut Center for Disease Control (CDC) adalah tindakan menjauhi segala bentuk perkumpulan, jaga jarak antar manusia, dan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang. Termasuk kegiatan belajar mengajar mulai ditingkat pelajar sampai perguruan tinggi menjadi sebuah pemikiran bersama dikalangan pendidik guna mencari solusi dalam memcahkan permasalahan tersebut. Kondisi ini mengakibatkan harus ditemukan sebuah alternative yang tetap dapat memberikan pendidikan kepada seluruh siswa di penjuru tanah air namun dengan tetap menjunjung asas keselamatan untuk semua kalangan. Baik sebagai siswa, guru ataupun dosen, maupun segala hal yang terlibat dalam proses pembelajaran ini.

Suasana dimana seseorang harus melakukan aktivitasnya disatu tempat (rumah), mengerjakan pekerjaan serta memenuhi kebutuhan kesehariannya di dalam rumah. Tanpa harus memutuskan hubungan komunikasi dengan lingkungannya, untuk saling menyapa dan menguatkan kondisi yang ditimbulkan Covid-19 baik secara social maupun pisik. Suasana ini lebit tepat menurut WHO disebut dengan physical distancing, kondisi mengharuskan menjaga jarak fisik antara satu orang dengan orang lain, tapi masih saling menguatkan dan berhubungan satu sama lain.

Baca juga :  Pemimpin Teladan (Tulus)

Dari sisi regulasi serta pelaksanaannya, Universitas Terbuka sebenarnya sudah melakukan dan mengembangkan model perkuliahan yang sifatnya physical distancing, meskipun hal tersebut bukanlah tujuan awal dari didirikannya perguruan tinggi negeri ke-45 ini, namun bagaimana seluruh anak bangsa dapat memperoleh pendidikan hingga di jenjang pendidikan tinggi tanpa harus dibatasai oleh ruang, jarak dan waktu (baca : usia).

Upaya yang dilakukan UT dalam hal menjaga kualitas dan mutu pendidikan adalah dengan mengembangkan materi dan metode pembelajaran yang efektif. UT menggunakan dan memadukan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam upaya untuk dapat menghimpun dan mengatasi permasalahan dalam penyelenggaraan proses pembelajaran yang tetap harus dapat berlangsung meski dengan berbagai kendala yang ada. Hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan layanan belajar yang mudah diakses.

Sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh di UT merupakan konsep yang sangat kontekstual dengan kondisi hari ini, Konsep yang dapat dijadikan sebagai pilihan metode belajar mengajar pada kondisi penerapan physical distancing. Adanya pembatasan jarak sosial, yang bisa mengakibatkan kontak langsung dengan orang lain merupakan upaya untuk menghambat menyebarnya virus covid-19 yang kini menjadi momok dan wabah yang telah menyerang seluruh belahan bumi, tak terkecuali Indonesia yang menjadikan hal ini sebagai musibah nasional dengan mengeluarkan berbagai kebijakan di berbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan.
Konsep metode belajar mandiri, proses pembelajaran dengan menggunakan fasilitas internet atau biasa disebut dengan pembelajaran dalam jaringan, di UT dikenal dengan istilah tutorial online (Tuton) dan tutorial webinar (tuweb). Sudah bukan menjadi hal baru, bahkan konon UT dijuluki sebagai pelopor dari berkembangnya Cyber University.

Baca juga :  Bantu Sopir Terdampak Covid 19, TurunTangan Galang Gerakan #THRuntukSopir

Proses pembelajaran dengan sistem tersebut menjadikan mahasiswa dapat tetap melakukan proses pembelajaran tanpa harus bertatap muka atau melakukan komunikasi secara langsung antar mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa UT juga dapat mengunjungi perpustakaan digital, Melaksanakan kegiatan praktikum melalui program dry lab untuk mata kuliah tertentu, ujian online, mengakses sumber belajar terbuka yang telah dikembangkan dan disediakan oleh UT.

Berbagai kegiatan akademik dapat dilakukan dengan mudah di UT dengan model dan metode yang dikembangkan UT. Kegiatan diskusi dengan sesame mahasiswa atau pun dosen dapat dilakukan dengan metode vicol melalui aplikasi Microsoft office 365 (teams) yang telah disinkronkan dengan email mahasiswa dan seluruh dosen serta staf yang ada di UT maupun mitra UT.
Bahkan untuk mendaftar atau melakukan registrasi sebagai mahasiswa di UT anda cukup masuk di aplikasi sia.ut.ac.id yang dapat diakses di rumah tanpa harus langsung datang ke UT, maka anda bisa terdaftar menjadi mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri yang ternama dan sangat sesuai dengan perkembangan zaman, kalo istilah anak jaman now “Kuliah di era kekinian”. Jadi tidak perlu kemana-mana cukup menggunakan jari anda dan masuk di aplikasi tersebut. Hal tersebut merupakan cara untuk memudahkan manusia melakukan komunikasi, pekerjaan dan aktivitas lainnya.

Dalam kondisi yang memprihatinkan ini, maka teknologi harus mampu menjawab dan memberikan solusi ditengah serangan Covid-19 yang telah mengganggu berbagai lini kehidupan kita, termasuk sektor pendidikan yang menjadi ruang perubahan sosial bangsa dan negara.

 

Nurdiyah, Dosen UPBJJ UT Majene

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com