Literasi

Bone Tetaplah Beradat

Oleh : Syahid Arsjad

OPINI, EDUNEWS.ID – Bone telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin. Baik di level nasional apalagi di level provinsi. Sebutlah Jend M.Yusuf, AM Galib, Jusuf Kalla, KH Nazaruddin Umar dll. Di tingkat propinsi sudah tak berbilang banyaknya.

Saya sempat bertanya-tanya, apa sih keunggulan orang Bone sehingga banyak yang meraih kesuksesan? Ini pengamatan subyektif saya, ada beberapa karakter yg secara umum dimiliki orang Bone yaitu berbicara dengan sopan, luwes dan mudah bergaul, mampu menempatkan diri dengan baik (nisseng alena), berani dan bertanggung jawab.

Mungkin karena itulah sehingga Orang Bone mudah beradaptasi pada komunitas yang baru ketika meninggalkan kampung halaman.

Baca juga :  Pilkada DKI, Pertaruhan Nasib Bangsa

Karakter yang saya sebutkan tadi (meskipun subyektif) memang menjadi perhatian besar masyarakat dibone yang masih menjunjung tinggi adat istiadat (makkeade). Anak-anak sejak kecil diajarkan sopan santun dan menghormati orang tua. Bahkan mereka harus memilih kata yg tepat ketika berhadapan dengan lawan bicaranya. Lembut selembut-lembutnya.

Tapi bukan berarti mudah menyerah, Ketegasan dalam kelembutan. Dalam hal berkonflik, orang tua mengajarkan agar banyak mengalah, mencari solusi namun jika tidak ada jalan lain tidak boleh menyerah (Ciapi temmakko).

Karakter- karakter yg diajarkan turun temurun oleh orang-orang tua di Bone sesungguhnya adalah karakter kepemimpinan. Itulah benang merah mengapa Bone sukses mencetak orang – orang Besar di republik ini.

Baca juga :  Ilmu Dan Manusia Beradab (Bagian 2)

Selamat Hari jadi Bone ke 691. Tetaplah beradat Bone ku.

Dr. Syahid Arsjad, S.T., M.T., Dosen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

 

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com