News

Abraham Samad : Nasionalisme Hilang karena Kita tak Punya Identitas

 

 

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan, perlu dibudayakan fase pendidikan integritas dalam keluarga dalam rangka menciptakan calon pemimpin masa depan yang tidak korup.

Hal itu diungkapkan Samad dalam “dialog gini gitu” pemuda dan politik begini karena korupsi begitu di Cafe Black Sea, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/3/2018).

Abraham Samad mengatakan, KPK menjadi role model karena ada kode etik yang mengatur pegawai KPK. Harus ada budaya organisasi. KPK masih bisa diharapkan karena masih independen.

“Landasan hidup adalah amanah. Pekerjaan adalah ladang ibadah, maka selesaikan dengan baik. Dengan demikian, tidak akan korup. Mulai kejujuran dari dalam diri sendiri. Pemimpin sejati adalah yang menggunakan hati bukan menggunakan tangan dan kekuasaannya,” ujarnya.

Baca juga :  Hukuman Penyerang Novel Ringan, AS: Keselamatan Penyidik KPK Terancam

Menurut Abraham, nasionalisme kita hilang karena kehilangan identitas (identity). Padahal, di Jepang, kantor pelayanan publik menggunakan Bahasa Jepang, bukan Bahasa Inggris.

Menurutnya, nasionalisme adalah identitas kebangsaan, anti korupsi, dan keadilan sosial. Saat ini, terjadi ketimpangan dimana 1 persen orang menguasai 49 persen Kekayaan Indonesia.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com