Ekonomi

Adukan PLN ke BPKN, PBHMI : Ada kejanggalan Dibalik Padamnya Listrik!

“Akibat padamnya aliran listrik tersebut PB HMI (MPO) sebagai bagian dari masyarakat pada umumnya yang berlangganan listrik dari PLN merasa tidak nyaman dan terugikan oleh padamnya aliran listrik tersebut,”

Ketua Umum PBHMI MPO, Zuhad Aji Firmantoro didampingi oleh Wasekjen PBHMI, Mahfut Khanafi saat menyampaikan aduannya di kantor Badan Pengaduan Konsumen Nasional, Senin (5/8/2019)

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Sejumlah Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) mendatangi kantor Badan Pengaduan Konsumen Nasional (BPKN) di kantor Kemendag RI, Gambir Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Kedatangan Pengurus Besar HMI yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBHMI 2018-2020, Zuhad Aji Firmantoro dalam rangka mengadukan perihal kerugian yang dialaminya sebagai konsumen atas pemadaman listrik yang terjadi sejak Sabtu 4 Agustus lalu.

Zuhad Aji dalam kesempatan tersebut menyampaikan alasannya mengadukan PLN sebagai Perusahaan Listrik Negara telah melakukan pelanggaran hak-hak atas konsumen.

“Akibat padamnya aliran listrik tersebut PB HMI (MPO) sebagai bagian dari masyarakat pada umumnya yang berlangganan listrik dari PLN merasa tidak nyaman dan terugikan oleh padamnya aliran listrik tersebut,” kata Zuhad yang juga dosen di Universitas Al Azhar Jakarta ini, dikutip dari pbhmi.info

Selain itu, Zuhad menuturkan ada keanehan atas pemadaman listrik yang terjadi beberapa hari ini di sebagian pulau Jawa.  “PB HMI melihat ada kejanggalan dibalik padamnya listrik PLN kali ini,” katanya.

Olehnya itu, PB HMI mendorong dan mendukung langkah-langkah dari pihak berwenang untuk melakukan investigasi mendalam atas padamnya listrik tersebut “Kami mendukung langkah pihak-pihak yang berwenang,” ujarnya.

Termasuk kepada POLRI untuk mengusut dan menginvestigasi kejadian yang tidak biasa ini. Selain itu
Presiden mesti juga bersikap cepat dan tegas dalam menindaklanjuti persoalan ini. Kejadian ini menunjukan betapa lemahnya negara dalam mengelola hajat hidup orang banyak sebagaimana amanat konstitusi.

“PB HMI berharap supaya kejadian ini tidak terulang kembali karena sangat merugikan orang banyak” pungkas Aji.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com