News

Anies Dinilai Belum Bekerja Maksimal karena Tak Lanjutkan Program Ahok

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Banjir kiriman melanda wilayah DKI Jakarta setiap tahunnya. Di tahun 2018 ini, sebanyak 7.228 kepala keluarga atau 11.450 jiwa terdampak banjir yang meliputi 141 RT dan 49 RW, di 20 kelurahan, pada 12 kecamatan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

Hal tersebut disinyalir karena belum tuntasnya normalisasi sungai yang sebelumnya gencar dilakukan di masa pemerintahan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sehingga ibu kota belum dapat menampung air kiriman dari Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan, pada 2012-2017 pemerintah pusat menargetkan normalisasi empat sungai yaitu Ciliwung, Pesanggrahan, Angke, dan Sunter.

Baca juga :  Haris Azhar Tidak Bersedia jadi Saksi Prabowo

Namun pada akhir 2017, proyek tersebut baru terselesaikan kira-kira 50 persen. “(Anies) harus fokus untuk penyelesaian empat sungai terlebih dahulu, dari total 13 sungai utama di Jakarta,” ujar Nirwono, Rabu (7/2/2018).

Kendala normalisasi sungai memang beragam, namun yang paling utama yakni terkait pembebasan lahan warga. Oleh sebab itu, Nirwono meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempercepat pembebasan lahan dan relokasi warga ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) terdekat.

Seperti yang diketahui, pembangunan rusunawa yang digagas Ahok pada masanya belum seluruhnya selesai. Maka, Anies harus melakukan percepatan agar dapat menampung warga bantaran sungai.

“Karena itu percepat pembangunan baru rusunawa yang belum selesai di lima lokasi yang tengah dibangun. Gubernur sekarang harus berbesar hati dan mau berkomitmen untuk menyelesaikannya. Target selesainya Maret dan Juni ini,” terangnya.

Baca juga :  KPU RI : Pilwalkot Makassar Sediakan Kolom Kosong

Nirwono mengungkapkan, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta belum secara maksimal menangani persoalan banjir di wilayahnya. “Secara umum Pemprov DKI belum bekerja maksimal, masih banyak PR yang harus dilakukan dalam 5 tahun ke depan,” tandasnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!