News

Anies Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Bencana Covid-19

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan resmi menetapkan status tanggap darurat virus corona (Covid-19) mulai hari ini Jumat (20/3) hingga 14 hari ke depan. Masa tanggap darurat bisa diperpanjang.

“Maka hari ini Jakarta tanggap darurat bencana Covid-19. Masa waktu 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang dengan kondisi,” kata Anies saat konferensi pers di Balai Kota yang disiarkan di laman Youtube Jumat (20/3/2020).

Status tanggap darurat, lanjutnya, berarti seluruh komponen pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama TNI dan Polri akan bekerja bersinergi atau bekerja sama lebih erat.

Dia mengatakan kerja sama juga perlu dibangun dengan masyarakat. Tentu guna menekan arus penularan virus corona.

Baca juga :  Eks TemanAhok Akui Kecurangan Soal Pengumpulan KTP, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Anies berharap masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. Setiap anggota masyarakat sudah sepatutnya bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dan orang lain.

“Social distancing mutlak dilakukan oleh semua. bila sebagian tak melaksanakan potensi akan meningkat,” imbuhnya.

Anies yakin mengurangi kegiatan di luar rumah bisa menekan kasus penularan corona. Dia berharap masyarakat benar-benar memahami itu.

“Kemampuan sistem di kota ini ada batasnya. Ini berbeda ada kasus 1-2, ini pandemik dan Jakarta interaksi tinggi,” ucap Anies.

Sejauh ini, pemerintah pusat mengumumkan ada 369 orang positif terinfeksi virus corona di Indonesia. Mereka semua dirawat dan diisolasi secara khusus.

Dari jumlah tersebut, ada 35 orang meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sembuh. Kasus positif dan jumlah kematian terbanyak berada di Jakarta.

Baca juga :  KPU Tetapkan DPD NasDem se Sulsel Penuhi Syarat Verifikasi Faktual

Kasus positif corona antara lain berada di DKI Jakarta (215), Jawa Barat (41), Banten (37), Jawa Timur (15), Jawa Tengah (12), Kalimantan Timur (10), Bali (4), DIY (4), dan Kepulauan Riau (4).

Lalu di Kalimantan Barat (2), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (1), serta dalam proses investigasi 13 kasus.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!