Internasional

Berikut Alasan Negara Lain Ingin Membeli S-400 Rusia

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Ketika latihan perang Vostok-2018 digelar di Siberia, Rusia memamerkan sistem pertahanan udara S-400, yang merupakan sistem pertahanan paling canggih Rusia.

S-400 adalah sistem pertahanan udara yang diperbarui secara masif dari versi sebelumnya, yakni S-300.

Karena kemampuannya, S-400 banyak diminati oleh negara-negara dunia seperti Cina, Arab Saudi, Turki, India dan Qatar. Mereka mengatakan ingin membeli S-400.

Namun hampir setiap pemerintahan yang mengumumkan akan membeli sistem itu terancam pembalasan diplomatik dari AS, NATO, atau musuh.

Beberapa pakar mengatakan ini bukan hanya karena kemampuan S-400, tetapi juga risiko potensioal terhadap sekutu.

“S-400 adalah salah satu sistem pertahanan udara paling canggih yang tersedia saat ini, setara dengan yang terbaik yang ditawarkan Barat,” papar Siemon Wezeman, peneliti senior program transfer senjata dan program pengeluaran militer dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), dikutip dari Al Jazeera, 11 Juni 2019.

Baca juga :  Tertibkan 20 Rumpun Ilegal, KKP Duga Milik Warga Filipina

“Radar dan sensor lainnya, serta rudalnya, mencakup area yang luas. Radar memiliki jangkauan setidaknya 600 km untuk pengawasan, dan rudalnya memiliki jangkauan hingga 400 km,” jelas Wezeman.

“Ini akurat dan berhasil melacak sejumlah besar target potensial, termasuk target siluman,” ucapnya.

Keunggulan lainnya adalah pengaturan modular dan mobilitas tinggi, yang berarti dapat diatur, diaktifkan, dan dipindahkan dalam beberapa menit.

“Ini dimaksudkan untuk menjadi sistem satu rudal untuk semua ukuran. Ini dapat dikonfigurasi dengan sistem senjata jarak jauh, semi jarak jauh, jarak menengah, dan bahkan jarak pendek, tergantung pada bagaimana pengguna individu ingin mengkonfigurasi S-400,” ucap Kevin Brand, analis militer yang bekerja dengan Dewan Hubungan Luar Negeri.

Baca juga :  Deklarasi di Flayover Makasar, BADIK Sulsel Siap Perjuangkan Keadilan

“Ini sangat tangguh, mudah beradaptasi, dan ini adalah sistem mobile, sesuatu yang sedang dikembangkan oleh banyak negara,” ujarnya.

Saat ini Turki, anggota NATO, adalah salah satu pembeli potensial paling signifikan dari S-400 Rusia.

ant

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!