News

Biayai Vaksin Covid-19, Bank Dunia Kucurkan Rp177 Triliun

Ilustrasi

EDUNEWS.ID – Bank Dunia menyetujui dana pembiayaan sebesar US$12 miliar atau sekitar Rp177 triliun untuk membantu negara-negara berkembang. Dana ini nantinya untuk membeli dan mendistribusikan alat uji dan vaksin virus Corona COVID-19.

Dalam sebuah pernyataan disebutkan dana US$12 miliar tersebut merupakan bagian dari paket World Bank Group. Implementasinya akan mendukung upaya yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan COVAX, untuk menawarkan sejumlah opsi terkait dengan pemberian vaksin kepada negara-negara penerima.

Bank Dunia mengatakan, pendanaan ini juga memberi sinyal untuk membantu penelitian dan industri farmasi. Kata Bank Dunia, warga di negara berkembang juga membutuhkan akses ke vaksin COVID-19 yang aman dan efektif.

Baca juga :  Lakukan Praktik Pungli, Ridwan Kamil Pecat Sembilan Kepala Sekolah

“Kami memperluas pendekatan kami untuk mengatasi keadaan darurat COVID-19, sehingga negara berkembang memiliki akses yang adil dan setara terhadap vaksin,” ujar Presiden Bank Dunia, David Malpass, seperti dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu 14 Oktober 2020.

Advertisement

Program tanggap darurat COVID-19 Bank Dunia telah menjangkau 111 negara dengan tahap pembiayaan baru. Pendanaan ini juga dimaksudkan untuk membantu negara berkembang mengakses alat uji dan perawatan, guna mendukung manajemen rantai pasokan dan logistik lainnya untuk vaksinasi.

Pengembangan dan penyebaran vaksin sangat penting untuk membantu membendung wabah virus Corona, yang telah menewaskan lebih dari satu juta orang dan menginfeksi lebih dari 38 juta orang di dunia.

vva

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com