News

Dorong Pemerataan Dokter Spesialis, Insentif Ditingkatkan

SURABAYA, EDUNEWS.ID – Pemerintah mencanangkan program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan distribusi dokter spesialis dengan mengundangkan Perpres No 4 Tahun 2017 tentang WKDS.

Salah satu pertimbangan utama program ini adalah untuk peningkatan akses dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik, maka upaya pemerataan dokter spesialis dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia melalui WKDS sebagai bentuk pengabdian kepada negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Ketua Tim Kunspek Komisi IX DPR, Dede Yusuf mengatakan dengan adanya program WKDS ini, peserta WKDS ditempatkan pada rumah sakit daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan atau rumah sakit rujukan regional/provinsi yang ada di seluruh wilayah Indonedia.

Baca juga :  Jika Ahok Menang, KH Ma'ruf Amin : Kita Harus Terima Meski...

“Dan peserta WKDS berhak mendapatkan tunjangan dari pemerintah pusat dan insentif dari pemerintah daerah,” katanya usai pertemuan di Universitas Airlangga, Surabaya, Jum’at (24/3/2017).

Dede Yusuf mengatakan, dokter spesialis saat ini terpusat di perkotaan dan sangat minim di daerah-daerah terpencil. Penempatan dokter spesialis di berbagai daerah di Indonesia sekarang ini sebenarnya sudah ditunjang dengan insentif tinggi.

“WKDS diberikan tunjangan. Pemerintah pusat akan memberikan insentif dalam rentang Rp 23-Rp 30 juta per bulan disesuaikan dengan wilayah kerja penempatan dokter spesialis,” ungkapnya.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com