News

DPR Imbau Perusahaan untuk Taati Cuti Bersama Lebaran 2018

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Jumlah hari cuti bersama Lebaran Idul Fitri 2018 tidak berubah, yakni sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang diteken pada 18 April 2018. Dalam SKB itu diputuskan cuti bersama sebanyak tujuh hari, sehingga total libur Lebaran menjadi 10 hari pada 11-20 Juni 2018.

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mengimbau untuk kepada seluruh perusahaan agar mematuhi keputusan SKB yang ditandatangani Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Mereka harus memberikan keringanan kepada karyawannya yang memperingati sedang memperingati hari raya Idul Fitri. Menurutnya, perusahaan jangan hanya memikirkan keunntungan, tapi tak mempedulikan kesejahteraan pegawai.

Baca juga :  DPR Sesalkan Putusan PN Medan Soal Kasus Meiliana

Kata dia, berilah sedikit waktu kepada pekerja sekali dalam setahun untuk memanfaatkan waktunya berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman.

“Pengusaha jangan cuma mikirin untung lah, pikirin juga bagaimana, asetnya itu bisa sedikit lega. Bisa lebih sedikit menikmati hari libur. Biasanya kan kalau cuti bersama terkait Lebaran. Berkorban sedikit buat pekerja,” kata Irma, Rabu (9/5/2018).

Apabila suatu perusahaan tetap mengharuskan karyawannya untuk bekerja, lanjut Irma, mereka harus membayar lebih kepada para pekerja. Namun, hal tersebut tetap dikembalikan kepada masing-masing pegawai apakah memang ingin bekerja atau memilih untuk berlibur.

Ia mengingatkan, perusahaan tak bisa memaksa pegawai, meski bakal memberikan kompensasi lebih. “Tergantung karyawannya, itu kan hak asasi manusia. Kita juga tidak bisa ngelarang (karyawan) itu hak asasi karyawan kalau dia mau silakan. Tapi kalau dia enggak mau enggak mau, tidak boleh dikenakan sanksi apapun. Dilarang memaksa,” ujarnya.

Baca juga :  Intip, Berikut Formasi CPNS Kementerian ESDM

Bila dikemudian hari nanti ditemukan sebuah kasus adanya pemaksaan yang dilakukan perusahaan, ia memastikan akan melawan kantor itu. Dirinya mengimbau agar masyarakat mengadukan permasalahan itu kepada DPR, agar ia menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Saya akan lawan itu kalau ada yang gitu-gitu (tidak patuh). Enggak benar itu. Saya akan lawan perusahaan yang mau pecat karyawannya, terkait cuti Lebaran,” tegasnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!