Ekonomi

BI Sulsel Sarankan UMKM Bedakan Penghasilan Pribadi dan Usaha

Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan menggelar konfrensi pers, di Teras Blue Lemon, Hotel The Rinra, Kota Makassar, Selasa (09/2/2021).

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Bank Sentral Republik Indonesia (BI) mengharapkan pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memisahkan penghasilan atau pendapatan pribadi dan usaha yang didirikan.

Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, Budi Hanoto saat konfrensi pers, di Teras Blue Lemon, Hotel The Rinra, Kota Makassar, Selasa (09/2/2021).

“Perlu ada pembedaan penghasilan kekayaan pribadi dan perusahaan (Usaha UMKM),” kata Budi.

Ia menganggap, kejadian itu fatal dan sering terjadi dikalangan para pengusaha menengah sehingga usahanya sulit berkembang dikarenakan sulit membedakan pendapatan pribadi dan usaha.

Ia menyarankan kepada pelaku UMKM untuk melakukan hal tersebut, untuk bisa lebih mengembangkan usaha mereka.

Ini yang perlu diperhatikan oleh pengusaha,” saranya.

Pihaknya juga, kini masih terus mengembangkan transaksi secara digitalisasi, hingga bekerjasama dengan aplikasi uang elektronik.

Ia mencontohkan negara berkembang, seperti China, Amerika hingga Spanyol.

“Ini usaha harus dikembangan kesana, seperti dengan negara-negara maju,” tuturnya.

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com