Ekonomi

Delapan Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes Tak Punya NPWP, Kemenkeu “Keok”

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Presiden Joko Widodo menunjukkan keseriusannya dalam mendorong tercapainya target penerimaan negara melalui program tax amnesty dengan mengundang ratusan Wajib Pajak, yang termasuk paling kaya di Indonesia atau yang disebut Wajib Pajak prominent, di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat malam lalu (9/12/2016).

Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan gambaran mengenai perkembangan program pengampunan pajak atau tax amnesty periode kedua yang akan berakhir Desember 2016 ini.

Total yang ikut, ada 448 ribu. Namun, yang ada di Istana malam ini adalah 500 Wajib Pajak (WP) prominent yang diundang khusus.

“Kalau istilah kami di Kementerian Keuangan dan Ditjen Pajak malam hari ini yang kita undang adalah yang disebut prominent person di Indonesia. Jadi memang kalau dibilang tadi the chosen one (terpilih) ada alasannya,” jelas Sri Mulyani, di Istana Negara, Jakarta, ketika mendampingi presiden Jokowi.

Dari yang WP prominent itu juga, dipilih karena mereka adalah orang terkaya di Indonesia versi majalah luar negeri. Yakni ada 242 WP yang masuk dalam 250 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes dan Globe Asia tahun 2015.

“Yang dikurangi delapan orang yang namanya terkaya di dalam list majalah itu, tapi delapan orang ini tidak punya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),” lanjut Sri.

Data Dirjen Pajak hingga Kamis 8 Desember 2016 mencatat angka deklarasi harta mencapai Rp3.989 triliun, dan dana repartriasinya mencapai Rp143 triliun, sedangkan untuk total tebusan baru sebesar Rp95 triliun.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!