Ekonomi

Eks Menteri ESDM Jonan Beberkan 5 Bisnis yang akan Berkembang di Masa Depan

Mantan menteri ESDM periode 2014-2019, Ignasius Jonan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Mantan menteri ESDM periode 2014-2019 Ignasius Jonan beberkan 5 jenis bisnis di masa depan. Bahkan, pandemi covid-19 mempercepat kedatangan bisnis tersebut.

“Pandangan saya ada 5 bisnis ke depan, they are coming (mereka datang) bukan they will come (mereka akan datang),” tutur dia, dalam acara Top 10 Most Outstanding People 2020, Kamis (26/11/2020).

Pertama, bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT) atau renewable energy. Pemerintah sendiri sudah menargetkan capaian EBT dalam bauran energi nasional tembus 23 persen di 2025. Namun, kini baru mencapai 13,6 persen.

Kedua, mobil listrik (Electronic Vehicle/EV) baik menggunakan teknologi hidrogen maupun baterai lithium. Terlebih, PDB per kapita Indonesia diprediksi berlipat ganda dalam 10 tahun mendatang mencapai US$10 ribu per dolar AS.

Baca juga :  Bakal Gugat OJK soal Akuisisi Bank Bukopin, Bosowa: Ada Surat yang Bertentangan

“Berapa kendaraan motor yang dibutuhkan kalau ini semua menggunakan emission engine (mesin yang menghasilkan emisi), saya kira polusinya luar bisa. Apalagi, kita tidak tertib dalam gunakan emission engine yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Advertisement

Ketiga, bisnis online. Jonan memprediksi bisnis online ini berdampak pada semua sektor. Keempat, bisnis lingkungan hidup.

Perihal lingkungan hidup ini sudah tampak ketika Uni Eropa (EU) mempermasalahkan komoditas kelapa sawit Indonesia karena masalah tidak ramah lingkungan.

“Menurut saya ini akhirnya makin lama akan datang,” ucapnya.

Terakhir, artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang didukung oleh perkembangan teknologi. Jonan mengatakan perkembangan AI ini berdampak pada tenaga kerja di Indonesia karena mengancam penggantian tenaga kerja manusia dengan robot.

“Kalau ini datang negara kita harus pikirkan workforce (tenaga kerja) kita mau dididik bentuknya seperti apalagi, banyak ke depan kegiatan bisa pakai robot ini, jadi workforce kita harus dididik untuk bisa sesuaikan dengan zaman mendatang,” ujarnya.

 

 

 

cnn

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com