Ekonomi

Impor Sumber Inflasi

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Terkait dengan impor pangan, pengamat pertanian dari Universitas UPN Surabaya, Zainal Abidin, mempertanyakan sampai berapa lama pemerintah bisa menahan inflasi dengan impor pangan yang berpotensi memicu apresiasi dollar AS.

Padahal, sumber inflasi sebenarnya impor yang dibarengi dengan kenaikan kurs dollar. “Untuk menahan inflasi, mestinya menaikkan produktivitas nasional, bukan menekan harga petani. Jangan mencari solusi jangka pendek yang mematikan diri sendiri, seperti impor pangan,” tegas dia.

Menurut Zainal, program infrastruktur pemerintah perlu diselaraskan dengan pembangunan sektor pertanian, baik dari sisi kebijakan maupun sarana dan prasarana pertanian. Keselarasan keduanya akan memacu pertumbuhan ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan.

Baca juga :  Surplus, Sulteng Tak Perlu Impor Beras
Advertisement

Dia pun mencontohkan kebijakan Jepang yang melindungi petaninya dengan mempertahankan harga beras impor 60 kali lebih mahal daripada harga lokal selama 30 tahun terakhir.

“Melalui cara seperti itu, rakyatnya bisa sejahtera dengan pendapatan per kapita sekitar 70 ribu dollar AS. Bahkan, inflasi bisa nol persen. Malah kini Jepang deflasi, susah untuk mendorong inflasi,” papar Zainal.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com