Ekonomi

KADIN Keberatan Terkait Isi Revisi UU Persaingan Usaha

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) merasa keberatan dengan usulan kenaikan jumlah denda atas pelanggaran ketentuan yang mencapai 50 persen dari omzet perusahaan dalam masa pelanggaran

Kadin Indonesia meminta agar revisi UU Persaingan Usaha memperhatikan pelaku pengusaha

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, usulan yang disampaikan pada revisi UU tersebut dipandang tidak wajar dan berpotensi mematikan pelaku usaha yang terkena sanksi. Dalam revisi itu juga disebutkan nilai denda maksimum sebesar Rp2 triliun atau pidana penjara selama dua tahun.

Advertisement

”Penguatan kewenangan lembaga pengawasan persaingan usaha memang perlu dilakukan namun mekanisme dan pelaksanaannya perlu diatur dengan jelas,” ujar Rosan, dilansir dari Okezone, Rabu (19/10/2016).

Dia menambahkan hukum persaingan usaha seharusnya dibuat tidak memberatkan atau menghambat kegiatan usaha di suatu negara, namun disusun untuk memajukan dan mendukung perekonomian nasional.

 

[Nja]

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com