Ekonomi

KEK Palu Resmi Beroperasi

MENKO PEREKONOMIAN, DARMIN NASUTION

 

 

 

PALU, EDUNEWS.ID – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution meresmikan pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (27/9/2017), yang ditandai dengan penandatanganan prasasti di hadapan para investor yang sudah berkomitmen menanam modal di kawasan tersebut.

“Saya tidak menyangka kalau KEK Palu menjadi yang pertama diresmikan dari 11 KEK yang sedang dibangun di seluruh Indonesia. Ternyata Gubernur Sulteng paling berani melakukan terobosan sehingga KEK Palu menjadi pertama diresmikan,” kata Darmin dalam sambutannya.

Menurut Darmin, KEK didesain secara khusus oleh pemerintah pusat untuk kepentingan pembangunan daerah guna mendorong tumbuhnya industri pengolahan dan membantu memperluas pasar sehingga bisa meningkatkan nilai tambah untuk kesejahteraan rakyat.

Baca juga :  Jakarta Great Sale 2019, Anies Harap Usaha Menengah Kecil Tumbuh

“KEK ini adalah pemanis bagi calon investor agar mereka mau masuk menanam modal di daerah sehingga berbagai produk strategis di daerah- daerah seperti hasil-hasil pertanian, kehutanan dan kelautan perikanan bisa diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi dan memiliki prospek di pasar global,” katanya.

Semua investor yang masuk ke KEK Palu dengan produk yang masuk kategori komoditi strategis, akan mendapatkan pembebasan pembayaran pajak dalam waktu tertentu. Selain itu, mereka akan mendapat kemudahan pemberian izin baik yang menjadi wewenang pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB), investor sudah bisa merealisasi investasinya walaupun IMB masih dalam proses, yang penting investor tersebut telah memenuhi persyaratan-persyaratan memperoleh IMB dan pemerintah setempat melakukan pengawasan yang baik terhadap kegiatan investor agar tidak melenceng dari ketentuan IMB,” katanya.

Baca juga :  Menko Darmin Pantas Direshuffle

Dengan ramainya investasi di KEK, Darmin berharap pertumbuhan ekonomi daerah bergerak lebih tinggi, distribusi pendapatan akan lebih baik dan pengentasan kemiskinan akan cepat tercapai.

Kelembagaan Lengkap

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola melaporkan KEK Palu yang akan dibangun di kawasan seluas 500 hektar telah memiliki kelembagaan yang lengkap sebagai pengelola sehingga para calon investor akan mendapatkan pelayanan yang cepat dan murah.

KEK Palu akan dikelola oleh PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST), perusahaan daerah Pemerintah Kota Palu, dan BPST membentuk konsorsium yang diberi nama KEK-Palu Public Privat Partnership Investment Center.

Konsorsium itu terdiri atas sejumlah perusahaan swasta nasional dan asing di berbagai bidang dengan pengalaman internasional di bidang teknik, konsultan dan hukum yakni PT STM Tunggal Jaya, PT Deloitte Konsultan Indonesia, Penida Capital Advisory, Korean Engineering Consultant Corporation dan Hermawan Juniarto Law-Firm.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com