Ekonomi

OJK sebut Penjaminan Modal ke UMKM Percepat Pemulihan Ekonomi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa program penjaminan Kredit Modal Kerja (KMK) akan mempercepat pemulihan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Kami dukung ini. Diharapkan program penjaminan ini akan mempercepat pulihnya kembali sektor UMKM,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam peluncuran program penjaminan KMK UMKM dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Jakarta, Selasa.

Selain penjaminan, ia menyampaikan pemerintah memberikan subsidi bunga yang diberikan kepada debitur di bawah Rp500 juta dan di atas Rp500 juta sampai Rp10 miliar.

“Sebesar 6 persen untuk 3 bulan pertama di bawah Rp500 juta, dan 3 persen untuk tiga bulan kedua. Di atas Rp500 juta itu 3 persen 3 bulan pertama, ini akan memberikan kemudahan UMKM untuk percepat pemulihannya,” kata Wimboh.

Baca juga :  Pengaruh Faktor Knowledge dan Gaya Hidup Mahasiswa terhadap Minat Investasi Saham di Pasar Modal

Insentif lainnya, kata dia, pemerintah telah menempatkan dana sebesar Rp30 triliun di bank-bank BUMN dengan suku bunga di bawah pasar sehingga suku bunga kredit UMKM juga rendah.

Advertisement

“Ini juga akan memberikan stimulus bahwa cost of fund (biaya beban dana) menjadi murah,” tuturnya.

Ia mengharapkan agar UMKM datang ke bank untuk meraih modal kerja dan menyampaikan kesiapannya untuk kembali beroperasi kembali.

“Dan tentu ini akan menjadi prioritas bank untuk diproses menjadi pemberian modal kerja baru,” ucapnya.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan bahwa fasilitas kredit modal kerja dengan jaminan ini diberikan kepada UMKM yang selama ini sudah terhubung dengan lembaga pembiayaan, mulai dari perbankan hingga lembaga wakaf mikro.

“Penjaminan kredit modal kerja diberikan pada UMKM yang bankable dengan kondisi yang sehat. Kategori UMKM saya kira sudah jelas diatur dalam PMK 71/2020, yaitu dalam bentuk perseorangan, koperasi dan badan usaha. Plafon maksimal pinjaman Rp10 miliar,” ujar Wimboh.

ant

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com