Ekonomi

Penjualan Sido Muncul Menurun

 

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan penurunan penjualan selama semester pertama 2017 sebesar 6 persen atau menjadi 1,2 triliun rupiah, dibandingkan periode sama tahun lalu 1,29 triliun rupiah. Laba operasi juga tercatat turun 8,3 persen dengan penurunan marjin operasi menjadi 24,6 persen dari sebelumnya 25 persen.

Seiring dengan itu, laba bersih juga tercatat turun 7,6 persen menjadi 245 miliar rupiah dari sebelumnya 265 miliar rupiah pada 2017. Sekretaris Perusahaan SIDO, Tiur Simamora mengatakan kontribusi penjualan terbesar berasal dari segmen herbal dan suplemen dengan pertumbuhan penjualan 5,9 persen.

Selanjutnya, segmen farmasi tumbuh 15,5 persen. Serta, segmen healty food and beverages mengalami penurunan 27 persen. Sedangkan, healty food and beverages turun 27 persen.

Baca juga :  Penyegelan Gula Terkait Mafia Impor?

“Jadi memang penjualan kami turun 6 persen selama enam bulan ini,” kata dia di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Pada tahun ini Perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expendicture/capex) berasal dari sisa hasil penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO), yakni 66,12 miliar rupiah.

Komposisi penggunaan dana tersebut di antaranya sebesar 15,38 miliar rupiah untuk penyelesaian pabrik herbal, 2,54 miliar rupiah untuk pembangunan teknologi informasi, dan 48,20 miliar rupiah untuk ekspansi gudang distribusi.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com