Ekonomi

Perang Dagang, AS Diminta Kendalikan Diri

 

 

SINGAPURA, EDUNEWS.ID – Beijing meminta Amerika Serikat (AS) untuk mengendalikan diri dengan rencana meningkatkan tekanan perdagangan lewat penambahan tarif impor 25 persen pada produk asal Tiongkok senilai 200 miliar dollar AS.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, di sela-sela forum regional di Singapura, Kamis (2/8/2018). Dia mengatakan upaya AS menekan Tiongkok akan sia-sia dan dia mendesak para pembuat kebijakan perdagangan agar menenangkan diri.

“Kita harapkan mereka yang langsung terlibat dalam membuat kebijakan perdagangan Amerika Serikat dapat menenangkan diri, mendengarkan aspirasi konsumen AS, dan seruan bersama dari komunitas internasional. Saya khawatir metode meningkatkan tekanan ini tidak membawa dampak apa pun,” ujarnya kepada media.

Menurutnya, ketegangan perdagangan yang memburuk antara kedua negara tidak akan mempengaruhi sikap Tiongkok dalam persoalan denuklirisasi semenanjung Korea. “Kami menangani masalah diplomatik berdasarkan prinsip, bukan dengan mencampuradukkannya dengan perdagangan,” tegas Wang.

Sementara itu, perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer, mengatakan Presiden AS, Donald Trump, telah meminta untuk mempertimbangkan meningkatkan tarif yang diusulkan menjadi 25 persen dari rencana 10 persen.

“Kami sudah menegaskan perubahan spesifik yang harus dilakukan Tiongkok. Sayangnya, alih-alih mengubah perilakunya yang berbahaya, Tiongkok telah secara ilegal merugikan pekerja, petani, peternak dan pebisnis AS,” ujar Lighthizer.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!