Ekonomi

Tiongkok Berpeluang Kuasai Ekonomi Turki

 

 

ANKARA, EDUNEWS.ID – Tiongkok berpeluang menancapkan pengaruhnya di Turki setelah negara itu berkomitmen memberikan bantuan likuiditas melalui surat utang yang akan diterbitkan oleh Turki.

Namun, bantuan yang diberikan Tiongkok itu hanya akan menjadi obat temporer bagi Turki yang mengalami krisis mata uang saat ini. Yang akan terjadi selanjutnya dominasi Tiongkok di Turki.

“Turki bisa bernasib sama dengan Srilanka dan Maladewa. Kedua negara itu akhirnya harus menyerahkan pengelolaan proyek infrastrukturnya kepada perusahaan Tiongkok sebagai kompensasi pinjaman yang diberikan,” kata pakar ekonomi Turki, Emre Alkin, di Ankara, Ahad (19/8/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk memberikan bantuan kepada Turki. Tiongkok menjadi negara terbaru yang menyampaikan simpatinya kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di saat Turki sedang mengalami depresiasi mata uang yang parah dan perseteruan tarif perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

Baca juga :  Jet Pengebom AS Tantang Tiongkok

Dukungan kepada Turki itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Yi. Alkin mengingatkan bunga dari surat utang Turki untuk tenor 10 tahun mencapai 21,17 persen.

Beban bunga yang tinggi itu tentunya menambah risiko default karena Turki tetap harus melunasi utang ke Tiongkok. Tiongkok juga berkepentingan memperbaiki perekonomian Turki. Dalam seminggu terakhir, bursa saham Tiongkok ditutup melemah -0,8 persen seiring memburuknya kondisi Turki akibat perang dagang dengan AS.

Advertisement

Turki sendiri memiliki masalah struktural defisit transaksi berjalan dan defisit anggaran. Itu artinya dana asing masih rentan keluar dari Turki. Bagi Tiongkok, menolong Turki bisa membuka ruang untuk menguasai ekonomi global. Posisi tawar Tiongkok tentu akan lebih kuat khususnya terhadap AS.

Cukup Agresif

Tiongkok sudah cukup agresif untuk masuk ke Turki. Beberapa perusahaan Tiongkok dalam beberapa tahun kebelakang sudah masuk ke industri telekomunikasi dan pelabuhan di Turki. Selain ke Srilanka dan Maladewa, Tiongkok juga sudah menancapkan pengaruh ekonominya ke negara di Afrika.

Bisnis dan investasi Tiongkok telah menggurita di Nigeria, Angola, Zambia, dan Afrika Selatan. “Dengan masuknya Tiongkok ke Turki, semakin memperkokoh keberadaan negara itu di ekonomi global,” kata Alkin.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sebelumnya mengatakan negaranya akan mencari cara untuk membentuk aliansi ekonomi alternatif dengan Iran, Russia, Tiongkok, dan beberapa negara Eropa, setelah AS kesal dan menjatuhkan nilai lira dengan menggandakan tarif pada impor AS dari baja dan aluminium.

Sementara itu, Ekonom Senior Asia, Aidan Yao, mengatakan ada kemungkinan pemerintah Tiongkok akan memperpanjang bantuan ke Turki yang jumlahnya tidak kecil. Tapi, kebijakan itu didasarkan pada perhitungan politik daripada ekonomi.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com