UMKM

Berbagi Berkah Makanan ala Kedai ‘Wenaks’ di tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah sebagai upaya mencegah semakin menyebarnya virus corona virus diseases 2019 (covid19) tidak hanya berefek pada aktifitas warga masyarakat tetapi juga berdampak pada aktifitas ekonomi khususnya di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Adi, salah satu pelaku ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang juga pengelola Kedai Wenaks yang terletak di kawasan Pasar Minggu Jakarta Selatan juga merasakan imbas akibat pemberlakuan PSBB tersebut.

“Mau tidak mau tentu PSBB berdampak pada jam buka kedai kami,” kata Adi, saat ditemui di Kedai Wenaks, jalan Mujai, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2020).

Namun, di tengah menurunnya omzet penjualan kedai Wenaks, Adi justru melakukan aksi sosial dengan mengadakan program bagi-bagi makanan yang mereka namai dengan ‘Berbagi Berkah Makanan’ kepada kelompok Ojek Online (Ojol).

Baca juga :  Bantu Pekerja Seni, Dinas Kebudayaan DKI Apresiasi Adi Kurnia

Ia menceritakan, dirinya melakukan aksi sosial tersebut karena melihat efek dari penyebaran covid19 ini berdampak pada aktifitas sebagian warga masyarakat khususnya yang menggantungkan aktifitas pekerjaannya di luar rumah.

“Kami dan team di Kedai Wenaks mengamati, kelompok ‘ojek online’, ojol juga sangat terpukul dengan kondisi sekarang. Mereka bercerita kepada kami jika sejak pandemi covid19 ini menyebar, omzet mereka turun drastis. Itulah alasan kenapa kami menjalankan program ‘Berbagi Berkah Makanan untuk para ‘Ojol’,” cerita Adi

Ditambahkan oleh Adi, program Berbagi Makanan kepada Ojol telah dilakukan setiap harinya sejak 3 April lalu.
“Kecuali hari Minggu,” ungkapnya.

Adi menuturkan, program Berbagi Berkah Makanan memang menjadi program yang ia lakukan saat aktif bersama-sama teman-temannya di yayasan sosial dan komunitas yang bergerak di pengembangan wirausaha sejak 2014 lalu.

Baca juga :  Menkop dan UKM Dorong Platform Digital Terintegrasi Bagi UMKM

“Alhamdulillah, tentu dengan apa yang telah saya dapatkan di komunitas tersebut. Kami bisa terapkan saat ini dan tentu harapannya juga program ini bisa membawa berkah, hitung-hitung sebagai ladang pahala di tengah pandemi ini,” tutur Adi.

Advertisement

Adam, salah satu driver ‘ojol’ yang mendapatkan manfaat dari berbagi berkah makanan ari kedai Wenaks menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas diadakannya program tersebut.

“Alhamdulillah mas sangat membantu kami para driver ‘ojol’ yang saat ini mengalami penurunan orderan karena adanya covid 19.  Saya ucapkan banak terima kasih kepada kedai Wenaks yang telah membantu driver ‘ojol’ dalam bentuk makanan,” ujar Adam yang juga koordinator ‘pejuang tupo’.

Kedai  Wenaks sendiri baru beroperasi sejak awal tahun 2020 .Sebelumnya, Adi sang pemilik Kedai Wenaks,bersama teman-temannya yang lain aktif di Turun Tangan Palapa di bawah arahan Chozin Amirullah di Kawasan Palapa, Pasar Minggu, tidak jauh dari lokasi Kedai Wenaks.

Namun seiring waktu, atas dukungan Chozin, dirinya dan team lainnya memutuskan untuk melakukan pengembangan usaha dengan mendirikan kedai ‘Wenaks’.

“Ini berkat motivasi dan dukungan dari teman-teman di komunitas Turun Tangan, dari mas chozin. Kami dalam team wenaks yang terdiri, selain saya juga ada mba Dewi dan mas Diar berusaha untuk lebih memperdayakan UMKM serta memajukan kedai Wenaks,” ujarnya.

Untuk menu sendiri, di kedai ‘Wenaks’ ini harganya sungguh merakyat loh!. Minuman dingin khas Wenaks mulai harga 7 ribuan hingga 15 ribuan.

Untuk makanan ringan dan menjadi menu andalan dari kedai Wenaks seperi Pizza Kebab, Kebab, Dimsum, Sosis Bakar, Nasi Bento favorit dan lainnya dengan harga mulai 15 ribuan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com