News

Era Jokowi, Gerakan Mahasiswa Minim Kepedulian Terhadap Rakyat

 

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Gerakan Mahasiswa di era Pemerintahan Jokowi ini disebut sudah minim dari kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi bangsa dan negara Indonesia. Hal itu terungkap dalam diskusi yang digelar InDeEMO (Indonesia Democracy Monitor) bertajuk ‘Quo Vadis Gerakan Mahasiswa Indonesia’, di Sekretariat InDEMO, Jalan Lautze Nomor 62 C, Metro Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Hariman Siregar, aktivis mahasiswa yang dikenal sebagai tokoh utama Malari 1974, menyampaikan, mahasiswa Indonesia belum juga tergugah dengan kondisi negara yang sangat memprihatinkan sekarang ini.

“Karut-marut politik, korupsi semakin marak hingga kondisi ekonomi yang semakin tidak menentu,” ujarnya.

Tampil juga menjadi pembicara pada diskusi ini Ketua Umum Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Indrayani Abdul Razak, yang didampingi Direktur Eksekutif Komunitas Politik Guntur 49, Isti Nugroho.

Baca juga :  Rebut Trisakti jadi tema Kongres Ke-7 LMND

Ketua Umum Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Indrayani Abdul Razak, mengakui sensitivitas mahasiswa Indonesia terhadap karut-marut bangsa masih belum tergerak.

“Masih perlu konsolidasi yang lebih serius, karena harapan untuk terjadinya perubahan hanya bisa dilakukan mahasiswa dan pemuda,” ujarnya.

Menurut dia, selama mahasiswa dan pemuda belum menyadari kondisi negara yang dirasa oleh sebagian warga masyarakat sudah semakin gawat, maka negeri ini tidak pernah akan berubah. “Kondisi negara kita sudah semakin gawat, perlu perubahan,” ujarnya.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!