Ekonomi

Gubernur NTT Akui Kemiskinan Tinggi Di Era Jokowi

 

EDUNEWS.ID – Ucapan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat tentang orang bodoh dan orang miskin tidak bisa masuk surga dinilai sebuah pengakuan.

Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen mengaku prihatin dengan tingginya angka kemiskinan di NTT pada era Presiden Joko Widodo yang dikeluhkan Viktor.

“Saya prihatin dengan pernyataan tersebut. Saya melihatnya begini, bahwa ternyata Viktor mengakui kemiskinan masih tinggi di NTT pada era Jokowi ini,” kata Ferdinand kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis, (29/11/2018).

Menurut Ferdinand, konteks surga dan neraka tidak berkaitan dengan kemiskinan yang dimaksud.

“Namun satu hal, Viktor harus paham bahwa kemiskinan ini bukan soal surga dan neraka. Surga bukan soal kemiskinan tapi soal amal perbuatan dan kebajikan,” kata Ferdinand.

Baca juga :  Perusahaan Transportasi Online Sepakat Naikkan Tarif

Kendati demikian, Ferdinand memahami maksud dari Viktor untuk membangkitkan semangat warganya dari keterpurukan ekonomi.

“Viktor saya pahami sedang ingin mencambuk semangat rakyatnya untuk bangkit ekonominya,” ucap Ferdinand.

Ferdinand menyarankan, jika tujuannya untuk memotivasi warga NTT disarankan menggunakan kata yang baik. “Jadi sebaiknya Viktor kalau mau memotivasi rakyatnya, pilihlah kalimat yang baik dan benar,” pungkasnya.

rmo

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!