Hukum

Anggota DPR Tanyakan Lanjutan Kasus Munir Pasca Bebasnya Pollycarpus

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani akan meminta penjelasan rinci kepada Polri terkait kelanjutan penyidikan kasus pembunuhan pegiat HAM Munir Said Thalib. Hal itu diungkapkan Arsul, setelah sudah bebas murninya terpidana kasus pembunuhan pegiat HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budi Hariyanto sejak kemarin (29/8/2018).

“Saya akan tanyakan nanti di raker Komisi III DPR dengan Kapolri lah soal itu,” ujar Arsul saat ditemui di Media Center KIK, Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Arsul ingin memastikan kepada Polri apakah penyidikan kasus Munir telah benar-benar ditutup atau tidak. Sebab, hingga kini kasus tersebut belum terungkap seluruhnya. “Apakah memang penyidikannya sudah ditutup, dihentikan, atau sebetulnya masih terbuka hanya belum ada perkembangan,” kata Arsul.

Pollycarpus telah bebas murni dari hukuman 14 tahun penjara per hari ini. Pollycarpus hanya menjalani delapan tahun dari 14 tahun masa tahanan. Selama mendekam di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, ia mendapat beragam remisi atau potongan masa pemidanaan.

Saat menerima status bebas murni ini, Pollycarpus telah lebih dulu keluar dari penjara dengan bebas bersayarat pada 2014. “Senang sekali, saat ini saya sudah tidak ada beban lagi,” kata Pollycarpus, didampingi istrinya Yosepha Hera I, saat mendatangi Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandung Kalan Ibrahim Adjie Nomor 431 Kota Bandung, kemarin.

Kedatangan Pollycarpus ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandung untuk mengambil surat pengakhiran bimbingan sebagai surat yang menyatakannya bebas murni dari masa tahanan. Mantan pilot ini mengatakan setelah menjalani masa tahanannya di Lapas Sukamiskin Bandung, dirinya akan kembali memulai karir di dunia penerbangan.

Mantan Pilot Garuda Indonesia tersebut wajib lapor di Balai Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Pollycarpus tinggal melaporkan diri untuk terakhir kalinya pada hari ini di Balai Pemasyarakatan sebelum resmi dinyatakan bebas murni.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!