Hukum

BNN : Setiap Tahun Masuk 250 Ton Sabu dari Tiongkok

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jend Pol Heru Winarko, mempunyai tantangan memberantas narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) yang setiap tahun masuk 250 ton sabu dari Tiongkok. Jumlah ini ditambah lagi dengan lima ribu metrik ton prekursor dan 625 ton bahan baku narkoba dari luar negeri.

“Ada 250 ton sabu masuk ke Indonesia dari Tiongkok dalam setahun. Itu faktanya,” kata Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso, usai serah terima jabatan kepada Heru di Kantor BNN, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Dia yang akrab disapa Buwas menambahkan, selain sabu, ada 625 ton bahan pembuat pil PCC yang masuk ke Indonesia. Fakta tersebut perlu terus dikembangkan untuk menangkap bandar dan jaringan narkoba.

Baca juga :  Romahurmuziy Ditangkap KPK, Kubu Jokowi Bilang Begini

“Jumlah itu bukan saya karang-karang, itu fakta. Saya tidak mau bersandiwara. Deputi saya sudah telusuri masuknya narkoba itu,” ujarnya.

Ditambahkan, sebanyak 625 ton bahan narkoba itu memang akan masuk ke Indonesia. Karena itu, BNN sedang menelusuri jaringan yang akan mendistribusikannya di Indonesia.

“Itu menunjukkan begitu daruratnya dan begitu seriusnya. Dibandingkan ton-tonan sabu yang ditangkap kemarin itu, belum apa-apa. Bahkan yang satu ton kemarin di Batam itu, infonya ada tiga ton. Berarti itu, lima ton sudah masuk dan kita tidak mampu,” papar Buwas.

Dijelaskan, untuk pendeteksian masuknya narkoba, beberapa negara sudah setuju untuk memberikan pasokan data. Di tempat yang sama, Kepala BNN yang baru, Heru Winarko, mengatakan narkoba sudah masuk hingga ke desa-desa.

Baca juga :  Jet Pengebom AS Tantang Tiongkok

“Narkoba itu musuh kita bersama. Masyarakat harus punya daya tangkalnya. Jadi kalau narkoba masuk, tidak akan kena pengaruhnya,” katanya.

Kalau saat melakukan penindakan terhadap pelaku dan bandar narkoba melakukan perlawanan, BNN akan bertindak tegas. “Saya ini lama di bagian Serse, jadi sudah tahu. Kita tegas saja. Tegas sesuai aturan dan terukur. Kalau bandar melakukan perlawanan, akan dilakukan upaya paksa,” katanya.

Ditanya tentang target 100 hari ke depan, Heru mengatakan akan melakukan sesuai dengan yang ada dalam UU.

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com