Hukum

BREAKINGNEWS! AMMIB Geruduk Mapolres Tanjungbalai Desak Penista Agama Ditangkap

TANJUNGBALAI, EDUNEWS.ID – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Independen Bersatu (AMMIB) bersama ratusan masyarakat Kota Tanjungbalai hari ini (22/12/2016) mendatangi Polres Tanjungbalai terkait belum ditetapkan dan ditahannya Meliana sebagai tersangka penista agama.

Dalam orasinya Koordinator AMMIB, Nazmi Hidayat Sinaga mengatakan supremasi hukum belum dapat ditegakkan seadil-adilnya di Kota yang berjuluk Kota Kerang tersebut. Tragedi yang terjadi akhir Juli lalu tersebut merupakan tragedi kelam sepanjang sejarah Kota Tanjungbalai.

“Akibat perkataan si Meliana yang meminta masyarakat untuk tidak mengumandangkan adzan peristiwa makanya terjadi kericuhan yang menjadi tragedi kelam sepanjang sejarah Tanjungbalai,” ujar.

img-20161222-wa0008
Nazmi menerangkan bahwa kerusuhan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan keberadaan patung budha yang ada. Melainkan dipicu karena perkataan Meliana yang tidak menghargai agama lain. Mereka menuntut agar polisi tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum.

Baca juga :  Kemendagri Isukan Kenaikan Gaji Kepala Daerah, KPK: Korupsi Berkurang
Advertisement

“Kepada Kapolres yang baru segera usut secara tuntas dan transparan kasus kerusuhan Tanjungbalai serta tangkap dan penjarakan Meliana karena merupakan pemicu kerusuhan Tanjungbalai,” tegas mereka.

Senada dengan Nazmi, Ahmad Fauzi Hasibuan meminta agar Kapolres mengevaluasi kinerja dari Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai yang terkesan lamban dan tebang pilih dalam penegakan hukum atas kasus kerusuhan Tanjungbalai.

“Kalau perlu pecat dan penjarakan Kasat Reskrim. Kami menduga Kasat bermain dalam kasus ini,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan massa masih berorasi di depan Mapolres Tanjungbalai.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com