Hukum

Jadi Tersangka Lagi, Setnov : Saya Bukan Penjahat

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto membantah keterlibatannya dalam kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

“Mengapa saya harus dilakukan seperti ini. Saya bukan penjahat. Saya bukan melakukan sesuatu hal yang membahayakan negara. Tapi kenapa saya dilakukan tidak adil seperti ini,” kata Setya Novanto seperti diucapkan kuasa hukumnya Fredrich Yunadi, Jumat (11/10/2017).

Menurut Fredrich, kliennya juga mempertanyakan mengapa KPK tak berani menyentuh kembali kasus-kasus praperadilan yang kalah. Ia juga mempertanyakan kenapa KPK hanya berani pada sipil. Akhirnya, hingga kini banyak tersangka tapi tak diadili.

“Kenapa bertahun-tahun jadi tersangka seumur hidup. Apakah itu adil. Sekarang saya tanya, corruption indeks Indonesia setelah 12 tahun beradanya KPK naik cuma 19.796, memalukan itu memalukan sekali. Apa yang dilakukan selama ini? Tidak ada,” kata Fredrich.

Baca juga :  Eks Menpora Imam Nahrawi Tantang KPK Bongkar Aliran Dana KONI Rp11,5 M
Advertisement

Ia pun mengkritisi uang yang diselamatkan KPK selama 12 tahun hanya Rp1,2 triliun. Sementara anggaran pemerintah bisa hingga Rp900 juta tiap tahun.

“Saya dalam hal ini tidak mengatakan korupsi boleh. Korupsi ditindak. Betul. Saya dukung 100 persen. Tetapi janganlah dalam hal ini menggunakan kekuasaannya melakukan manuver-manuver yang tidak terpuji,” kata Fredrich.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com