Hukum

Mr Kan : Tidak Waras jika mau Menghapus Pasal Penodaan Agama

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Koordinator Jaringan Anti Kejahatan (JAK) Kan Hiung mengatakan bagian KUHP dari pasal 310 sampai dengan 321 tentang pencemaran nama baik tidak mungkin bisa dihapus.

Kan menilai jika pasal-pasal tersebut dihapus semua orang akan bebas menghina dan mencemarkan nama baik seseorang.

“Jika itu (pasal) dihapuskan, bisa-bisa semua orang sesuka hatinya mencemarkan nama baik orang lai,” ujar pria yang biasa dipanggil Mr Kan ini kepada edunews.id, Sabtu (27/5/2017).

Kan menjelaskan, nama baik seseorang harus dilindungi oleh undang-undang. Karena pencemaran nama baik merupakan suatu kejahatan. Kan juga menyoroti wacana sekelompok orang yang ingin menghapuskan pasal 156 dan 156a tentang penodaan agama.

Baca juga :  Pelaku Kekerasan di IPDN Akhirnya Dipecat
Advertisement

“Jangan berpolitik seperti sedang bermimpi yang berlebihan. Itu wacana yang sudah tidak waras lagi. Efek dari penodaan agama itu menyangkut perasaan orang banyak. Apalagi terhadap agama Islam. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga umat Islam di luar negeri,” ujar Kan.

Kan menegaskan kembali, bahwa kedua pasal tersebut yakni pasal pencemaran nama baik dan penodaan agama tidaklah bisa dihapuskan. Karena keduanya adalah tindakan kejahatan.

“Kecuali jika kita memang sudah tidak waras lagi dan mau menjadikan Indonesia sebagi negara komunis,” pungkasnya.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com