Internasional

Corona Menurun, Korea Selatan Buka kembali Sekolah

Ilustrasi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pemerintah Korea Selatan akhirnya membuka kembali kegiatan belajar di kelas untuk siswa menengah atas mulai Rabu (20/5/2020).

Pembukaan ini dilakukan setelah Kementerian Pendidikan Korea Selatan sempat menunda rencana serupa hingga lima kali. Rencananya aktivitas belajar dibuka kembali pada Rabu pekan lalu, namun kasus baru corona dari klaster kelab malam membuat pemerintah kembali menunda.

Dilaporkan Associated Press, pemerintah memutuskan untuk membuka kembali sekolah menengah atas demi memberi kesempatan bagi murid mempersiapkan diri melalui tes perguruan tinggi yang rencananya dilakukan pada November mendatang.

Sebagai tahap awal, hanya siswa kelas tiga yang mulai belajar kembali di sekolah. Setelah siswa kelas tiga, secara berangsur-angsur kegiatan belajar di kelas akan dibuka untuk siswa kelas dua pada 27 Mei mendatang.

Baca juga :  Pemprov Jateng Bakal Buka Sekolah di Tengah Pandemi Covid 19

Rencananya fase pembukaan sekolah akan rampung pada 8 Juni hingga ke level taman kanak-kanak.

Korea Selatan memberlakukan kelas daring dari rumah secara efektif sejak 9 April untuk murid semua jenjang pendidikan. Pembukaan aktivitas sekolah sempat ditunda setelah muncul laporan kasus baru corona yang memicu kekhawatiran masyarakat.

Untuk menjamin keamanan, pemerintah menerapkan jadwal belajar di kelas bagi semua murid. Pada Selasa (19/5/2020) sejumlah sekolah melakukan disinfeksi ruangan kelas dan area lain.

Kendati demikian, upaya tersebut tidak lantas membuat orang tua khawatir adanya potensi penularan virus corona di sekolah.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, seorang pejabat Kementerian Pendidikan Cho Hee-yeon mengatakan ada kemungkinan jadwal ujian masuk perguruan tinggi ditunda jika nantinya terjadi keadaan darurat.

Baca juga :  SD Angkasa Kekurangan Ruang Kelas

“Jika krisis virus corona semakin dalam, kami pasti akan meninjau kembali pembukaan sekolah untuk siswa sekolah menengah,” ucap Cho seperti mengutip Korea Herald.

Korea Selatan sempat melonggarkan aturan lockdown setelah kurva penularan corona mengalami penurunan. Kemunculan lonjakan kasus baru corona dari klaster kelab malam membuat pemerintah kembali menerapkan sejumlah kebijakan.

Hingga kini John Hopkins University melaporkan 11.078 kasus corona dengan 263 kematian.

cnb

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com