Ekonomi

Perubahan Iklim Sebabkan Angka Kelaparan Meningkat

 

 

ROMA, EDUNEWS.ID – Angka kelaparan dunia meningkat untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Kelaparan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim dan krisis yang berkepanjangan. Yang menyedihkan, tiga perempat orang termiskin dan kelaparan di dunia tinggal di daerah perdesaan.

“Tiga perempat orang termiskin dan kelaparan di dunia tinggal di daerah pedesaan,” kata Presiden International Fund of Agricultural Development (IFAD), Gilbert F Houngbo, sebagaimana dilaporkan wartawan Koran Jakarta, Citra Larasati dari Roma, Italia, Selasa (13/2/2018).

Berdasarkan data IFAD, peningkatan angka kelaparan meningkat dari 777 juta orang di 2015 menjadi 815 juta orang di 2016. Menyikapi kondisi tersebut, sebanyak 176 negara anggota IFAD mengumumkan target kontribusi untuk mendukung program pinjaman dan hibah senilai 3,5 miliar dollar Amerika Serikat.

Baca juga :  Restoran ini Sediakan Makanan Gratis untuk Atasi Kelaparan di India

Dana ini akan digunakan untuk mengurangi kemiskinan dan kelaparan puluhan juta warga perdesaan di negara-negara berkembang di seluruh dunia. Menurut Houngbo, dana tersebut memungkinkan IFAD untuk memperluas ukuran program pinjaman dan hibah sebesar 10 persen.

“Sekaligus memperdalam dan memperbaiki operasinya selama periode tiga tahun dari 2019 sampai 2021,” ujarnya.

Selama masa itu, tambah Houngbo, IFAD memperkirakan bahwa proyek dan program yang didukungnya akan mampu membantu 47 juta petani kecil dalam meningkatkan produksinya, terutama bantuan dan akses terhadap teknologi, keuangan, dan pengetahuan, sekaligus meningkatkan akses ke pasar sebesar 46 juta.

Selain itu, sebanyak 24 juta petani kecil juga ditargetkan dapat meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Kemudian, sebanyak 12 juta orang akan mengalami perbaikan gizi, dan 44 juta orang akan meningkat status ekonominya.

Baca juga :  Tahun ini Kajian Blok Masela Ditargetkan Rampung

“Untuk mencapai tujuan ini, IFAD akan mengintensifkan pekerjaannya pada bidang fokus iklim, nutrisi, dan gender yang akan diarusutamakan di seluruh portofolio kami,” papar Houngbo.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!