News

Jumlah Kasus Peredaran Narkoba di Kampus Meningkat

DEPOK, EDUNEWS.ID – Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Dokumentasi Dewan Pimpinan Pusat Artipena, Ghazaly Ama La Nora mengatakan, jumlah kasus narkoba terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional, tutur Ghazaly, jumlah kasus narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya mencapai 35.666 kasus pada 2014.

Barang bukti yang disita yaitu sabu 1,1 ton, heroin 11,9 kilogram, ganja 68,1 ton, ekstasi 487.453 butir. Pada 2015, jumlah itu meningkat menjadi sebanyak 40.827 dengan barang bukti 4 ton sabu, 1,4 juta butir ekstasi. Kenaikan juga terjadi pada 2016, yakni menjadi 45.252 kasus dengan barang bukti 4,5 ton sabu biasa, 52,2 kilogra sabu cair, dan 1,7 juta butir ekstasi.

Baca juga :  NIAID Klaim Obat Remdesivir Efektif Percepat Sembuhkan Pasien Virus Corona
Advertisement

Peredaran narkoba juga menyasar mahasiswa di kampus-kampus perguruan tinggi. Artipena, kata Ghazaly, ‎mendukung penuh kegiatan pemberantasan narkoba yang gencar dilakukan pemerintah. Setiap kampus yang tergabung dalam aliansi tersebut akan mengejawantahkan program pemberantasan narkoba di tingkat pemerintah ke lingkungan perguruan tinggi.

Selain keterangan bebas narkoba yang menjadi syarat masuk menjadi mahasiswa, kampanye antinarkoba terus disosialisasikan di lingkungan kampus.

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com