News

Kasus Percobaan Bunuh Diri Siswi di Padangsidimpuan, ini Fakta yang Ditemukan FSGI

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyesalkan dugaan tindakan oknum guru SMK Negeri 3 Kota Padangsidimpuan, Sumut, yang mengintimidasi siswanya sehingga hampir tewas karena bunuh diri.

Setelah dilakukan penulusuran terbatas oleh guru yang bertugas (informan) maupun pemberitaan lainnya, FSGI menemukan fakta, benar ada percobaan bunuh diri yang dilakukan Amelia.

Percobaan bunuh diri dilakukan karena Amelia merasa diintimidasi oleh oknum guru SMK Negeri 3 Padang Sidempuan akibat status FB yang dibuat oleh korban berkaitan dengan kebocoran soal USBN di sekolah tersebut

“Berkaitan dengan ancaman yang disampaikan oleh oknum guru SMK N 3 Padang Sidempuan, masih perlu diklarifikasi lebih lanjut,” ujar Sekjen FSGI Retno Listyarti, Jum’at (7/4/2017).

Baca juga :  Hari Pertama UNBK SMA, Server Diserang Virus

Retno mengatakan, fakta sementara guru merasa tidak pernah memberikan ancaman. Hanya sekadar memberikan peringatan terkait status FB yang dibuat korban bahwa korban bisa dikenakan pasal terkait dengan UU ITE.

“Dengan menyebutkan ancaman kurungan dan denda yang mungkin dijalani Amelia. Di pihak lain siswa yang bersangkutan depresi dan merasa terancam yang berakibat pada percobaan bunuh diri,” bebernya.

Status FB yang dibuat siswa Amelia adalah terkait dengan dugaan salah seorang siswa yang merupakan anak guru, dibantu dalam pelaksanaan USBN.

Status FB ini kemudian berkembang menjadi saling komentar antara siswa AN dengan teman-temannya dan siswa anak guru tersebut.

Sampai ada yang mengeluarkan kalimat tidak pantas, dengan kata-kata **jing untuk gurunya.

Baca juga :  GP Anshor Selalu Berpartisipasi Amankan Setiap Perayaan Natal, Lho Kok Pengajian Sunnah Dibubarkan?

“Terkait dengan ini guru-guru memiliki bukti berupa screen shot dari postingan dan comment siswa di FB‎,” ujar Retno.

Siswa yang merupakan anak guru, yang diduga memperoleh bocoran USBN, merasa di-bully oleh siswa yang mencoba bunuh diri dan dua orang temannya.

Akibat ini, tiga siswa tersebut ‘diproses’ sehingga munculah ‘peringatan’ bahwa apa yang dituliskan mereka di FB bisa terkena pasal pencemaran nama baik dan UU ITE.

“Terkait dengan apakah soal USBN bocor atau tidak, masih perlu penelusuran lebih lanjut karena berdasarkan info yang diperoleh dari informan, bahwa keponakannya yang juga bersekolah di situ, tidak ada bantuan yang diberikan sekolah dalam pelaksanaan USBN itu,” paparnya.

Baca juga :  UNBK Tak Boleh Korbankan Kepentingan Siswa

EDUNEWS.ID

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com