News

Kejayaan Blok G Tanah Abang di Era Anies-Sandi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Dua tahun lebih cerita soal Blok G Tanah Abang tak terdengar. Namun sepekan terakhir, Blok G kembali ramai dibicarakan saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno, memutuskan menata kembali kawasan Pasar Tanah Abang.

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin, tiba-tiba mengatakan segera merobohkan Blok G Pasar Tanah Abang pada tahun 2018. Setelah itu akan dibangun kembali pada tahun yang sama.

“Itu akan dirobohkan karena gedungnya sudah 30 tahun usianya. Cuma di-touch up,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 21 Desember kemarin.

Arief mengungkapkan, saat ini di Blok G terdapat 2.200 kios namun yang terisi hanya 900 pedagang. Sementara Blok G akan dirobohkan PD Pasar Jaya menyiapkan tempat sementara untuk berdagang, lahan tersebut seluas 3.000 m2 dan terletak di belakang Blok G.

Baca juga :  Soal Ceramah tentang Ahok, Bupati Gunungkidul Ngaku Terpukul

Lanjut Arief, Blok G Pasar Tanah Abang yang dibangun ulang rencananya akan dilengkapi 1.500 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

“Antara Rusun atau Hotel sebenarnya lihat kebutuhannya Nanti. Cuman di awal kita pencernaannya adalah Rusun, jadi bawahnya pasar atasnya. Rusun ya buat menjaga captive income,” jelasnya.

Setelah dirobohkan, nantinya akan dibangun jembatan (sky bridge) yang menghubungkan Blok G dengan blok-blok lainnya di Pasar Tanah Abang. Selanjutnya Pemprov DKI merencanakan bahwa di Pasar Blok G akan menjadi tempat pemberhentian moda transportasi berbasis kereta, antara light rail transit (LRT) atau mass rapid transit (MRT).

Advertisement

Terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menegaskan setelah dirobohkan penataan Blok G akan melibatkan Tim OKE OCE

“Kita akan turunkan Tim OKE OCE untuk memastikan Blok G itu akan memiliki keunikan tersendiri dan bisa menarik lebih banyak traffic ke sana. Mungkin kita harus buat co-working space,” jelas Sandiaga Uno ditemui di sela memantau kawasan Tanah Abang.

Sandi melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dirut PD Pasar Jaya menyikapi keluhan pedagang di Blok G. Ada beberapa masukan atau opsi untuk pengembangan Blok G yaitu dijadikan food court dan tempat berolahraga.

Sementara terus dipikirkan seperti apa konsep pembangunan setelahnya, Sandi pun meminta pedagang di Blok G untuk bersabar dulu dengan keadaan sekarang.

“Saya minta teman-teman sabar dulu dan akan kita pantau. Ini secara keseluruhan kita ingin memastikan semua mendapatkan prinsip berkeadilan,” jelasnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com