News

Kekeringan, 65 hektare Hutan di Aceh Terbakar

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kebakaran hutan terjadi di Aceh Barat dan sebanyak 69 hektare yang terbakar tak mudah dipadamkan karena terjadi kekeringan. Penanganan terus berlangsung untuk memadamkan titik api.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, T Syahluna Polem, mengatakan kebakaran lahan hutan berawal dari pembersihan lahan masyarakat dengan cara membakar sejak pekan lalu. Api kemudian menyebar ke lahan lain dan meluas.

“Saat ini sudah 69 hektare terbakar. Hujan juga tidak turun sehingga menyulitkan pemadaman,” katanya.

Sejumlah pihak telah mengusulkan agar pemerintah konsisten untuk melakukan pembasahan ulang (rewetting) dan menutup ulang parit di lahan gambut yang sudah tergerus. Langkah strategis ini mesti dipertahankan agar ketika musim kemarau tiba tidak memicu adanya titik api (hotspot).

Baca juga :  Banjir dan Longsor Akibat Ulah Manusia

Kunci keberhasilan pemulihan fungsi ekosistem lahan gambut itu ada pada data yang akurat dan cepat sehingga bisa diambil tindakan yang tepat. Tanpa data yang akurat, Badan Restorasi Gambut (BRG) tidak akan mampu membuat perencanaan restorasi yang akurat.

Karena tugas BRG adalah merencanakan, membuat desain, dan menyerahkan kepada yang bertanggung jawab untuk mengeksekusinya di lapangan.

Dari 51 titik panas yang diindikasikan kebakaran hutan di Sumatera, berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Aceh menjadi penyumbang terbanyak dengan 37 titik panas. Titik panas tersebut diindikasikan sebagai kebakaran hutan dan lahan.

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com