Nasional

Ketuanya Jadi Wamen, Projo Akhirnya Sebut Prabowo Patriot Sejati

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Organisasi massa sukarelawan pendukung Jokowi (Projo) menyebut Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai patriot sejati. Ketua Bidang Organisasi DPP Projo, Freddy Alex Damanik, mengatakan hal itu karena ia melihat adanya keinginan Prabowo untuk membangun bangsa.

“Ya kita harus akui Pak Prabowo patriot sejati. Bukan begitu, tapi beliau ingin menunjukkan, membuktikan kepada rakyat bahwa beliau juga punya keinginan besar untuk membangun bangsa ini,” ujar Freddy dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Ucapan Freddy tersebut langsung mendapat respons dari para narasumber dan penonton yang hadir dalam diskusi itu. Setelah itu, ia menyampaikan pandangannya mengenai penunjukkan menteri-menteri berikut wakilnya oleh Jokowi beberapa hari lalu.

Baca juga :  Maksimal 100 ribu Ton, RI Impor Jagung dari Argentina & Brasil

“Kami lihat sih profesional. Walaupun dari partai kami percaya dengan Pak Jokowi, tapi saya pribadi sama dengan banyak masyarakat, yang paling out of the box itu yaitu Mendikbud dan Menag,” katanya.

Meski begitu, ia memandang keputusan itu bukan dari perspektif pesimistis, melainkan dari perspektif optimistis. Ia menunggu gebrakan apa yang akan dilakukan oleh para menteri yang menimbulkan banyak reaksi masyarakat saat diumumkan oleh Jokowi itu.

“Gebrakan apa untuk memajukan SDM lewat pendidikan, agama, khususnya untuk pemberantasaan radikalisme,” jelasnya.

Prabowo Subianto resmi menjabat sebaga menteri pertahanan (Menhan) usai dilantik Rabu (23/10) kemarin. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengungkapkan sebelum bertugas Prabowo akan mendengar terlebih dahulu arahan menteri pertahanan sebelumnya Ryamizard Ryacudu.

Baca juga :  Gerindra Tidak Yakin Pemerintah Mau Revisi UU Ormas

Pernyataan ini berbeda dengan sikap Projo beberapa waktu lalu. Saat itu, Projo mengaku kecewa saat Presiden Joko Widodo menunjuk Prabowo yang merupakan rival dalam pilpres, sebagai menteri pertahanan.

Kendati demikian, Freddy mengatakan, saat ini sejumlah anggota Projo masih kecewa dengan langkah Jokowi memasukkan Prabowo Subianto di Kabinet Kerja menjadi Menteri Pertahanan.
“Jadikan tekanan dari grassroot atau akar rumput itu dahsyat sekali ini bagaimana,” kata Freddy.

“Kami bukan mau mengungkit cebong-kampret lagi, bukan. Tapi sejak 2014, 2019 pertarungan kita itu, apalagi di grassroot itu khususnya untuk pak Prabowo itu dahsyat sekali,” ujarnya.

Freddy mengatakan, meredakan protes dari sejumlah anggota Projo tak mudah. Namun, ia yakin, pekan depan seluruh anggota dapat menerima dengan baik.

Baca juga :  Prabowo Janji Tak akan Istirahat Sebelum Petani Tersenyum

“Saya yakin ya tidak seketika reda, tetapi minggu depan ini udah ademlah,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Projo awalnya sempat kecewa dengan Jokowi karena merangkul Prabowo Subianto menjadi menteri pertahanan.

Projo merasa kerja kerasnya selama pilpres telah dikecewakan Jokowi dengan masuknya Prabowo.
“Ada kekecewaan soal Prabowo jadi Menhan mengingat Prabowo rival yang cukup keras waktu itu. Kami bertarung cukup keras. Akan tetapi, sekarang menjadi Menhan,” ujar Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, dalam konferensi pers di kantor DPP Projo, Jalan Pancoran Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, dikutip dari Antara.

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!