Nasional

KPU Tegaskan Kampus tidak akan Jadi Lokasi Debat Kandidat

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan debat kandidat capres-cawapres Pemilu 2019 boleh mengundang keluarga kampus (civitas akademika). Namun, KPU mengingatkan jika lokasi debat capres tidak bisa di lingkungan kampus.

“Audiens debat capres-cawapres boleh civitas akademika, tetapi lokasi debatnya tidak di kampus,” ujar Wahyu ketika dijumpai wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018) petang.

Sebab, kata dia, debat publik termasuk dalam metode kampanye pemilu. Sementara itu, ada ketentuan dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 yang melarang pelaksanaan kampanye di tempat pendidikan, rumah ibadah dan fasilitas pemerintahan.

Sejalan dengan hal itu, kampus dan madrasah tidak bisa digunakan sebagai lokasi sebat publik.

Baca juga :  Peneliti Sarankan Pemerintah Lakukan Metode Pool Test Virus Corona

“Kampanye itu tidak bisa dilakukan di lembaga pendidikan tinggi, maka kita perlu mengindahkan aturan tersebut supaya tidak saling bertabrakan. Dengan demikian, kenapa kita masih saja berpikir debat publik bisa di kampus ?,” tegas Wahyu.

Advertisement

Senada dengan Wahyu, anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, juga menyebut bahwa debat capres-cawapres tidak bisa dilakukan di kampus. Menurut Ratna, dalam debat pasti ada penyampaian visi, misi dan program. Ratna juga membenarkan bahwa debat merupakan bentuk kampanye.

“Karena itu, pelaksanaan debat di kampus bertentangan dengan undang-undang sebab dalam pasal 280 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 menegaskan jika peserta pemilu, tim kampanye dan pelaksana pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan fasilitas pendidikan untuk berkampanye,” tegas Ratna.

REP

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com