DAERAH

Lukman Resmi jadi Bupati Majene, Pengungsi di Malunda Butuh Air Bersih

Lokasi pengungsian korban gempa bumi di kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Setelah dilantiknya Lukman Nurman sebagai bupati Majene, para pengungsi atau korban bencana alam gempa bumi yang berada di kecamatan Malunda, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bergerak cepat memenuhi kebutuhan air bersih.

Pasalnya, air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang selama ini mereka pakai, tidak beroperasi semenjak awal terjadi gempa, diduga ikut rusak akibat gempa yang mengguncang beberapa waktu lalu.

Salah satu warga lingkungan Sasende, Kelurahan Malunda, Ishak mengaku kesulitan air bersih untuk dikomsumsi.

“Tidak menyala air PDAM, mau dipakai minum, masa air aqua (air dalam kemasan) terus mau diminum, tidak bertahan lama,” kata Ishak kepada wartawan edunews.id Selasa (2/2/2021).

Mesin pompa air milik warga Malunda rusak akibat dijatuhi reruntuhan saat gempa.

Lanjut Ishak, yang juga ketua komunitas pemuda Dunia Sementara Akhirat Selamanya (DSAS) -72 yang berada di Malunda itu, mengungkapkan, air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat banyak.

“Kalau bisa PDAM diperbaiki cepat karena keluhan masyarakat membutukan air bersih, memasak air dan nasi, karena sekarang masyarakat mencari air bersih,” ungkapnya.

Penjual air galon juga tidak bisa berbuat apa-apa, karna tidak jalan air ledeng (PDAM),” tambahnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih menggunakan air sumur untuk dipakai mandi hingga mencuci pakaian.

“Kalau air untuk mandi, ada ji air sumur bisa dipakai,” tutupnya

To Top
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com