Nasional

‘Merujuk UU, tidak Boleh ada Debat Capres di Kampus’

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di kampus bisa menjadi temuan pelanggaran pemilihan umum (pemilu). Sebab, kampanye politik tidak boleh dilaksanakan di tempat pendidikan.

“Kalau merujuk pada undang-undang tidak boleh. Karena pasal 280 ayat 1 huruf a ada larangan melakukan kampanye di tempat pendidikan, tempat ibadah, dan fasilitas umum,” kata Ratna di Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2018).

Kampanye merupakan upaya mempromosikan visi dan misi serta citra diri peserta Pemilu. Dalam debat capres, dua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan menyampaikan visi dan misi serta menampilkan citra dirinya.

Baca juga :  Kendari Pelapor Terbanyak Maladministrasi

Ratna tidak mempermasalahkan ada usulan, termasuk dari Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Dahnil Anzar Simanjuntak, agar debat capres-cawapres dilakukan di kampus. Akan tetapi ia mengingatkan, usilan tersebut tidak boleh dipraktikan.

“Ya itu kan pernyataan, tetapi tidak boleh dipraktikkan. Kalau dipraktikkan, akan jadi temuan atau laporan dari masyarakat pastinya,” kata dia.

republika

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!