News

Metode Survei Mesti Dievaluasi

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Wakil Ketua DPR RI Korpolkam Fadli Zon mengatakan bahwa survey yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survey pada waktu belakangan ini sering mengalami kesalahan, oleh karenanya perlu dilakukan evaluasi.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi pertanyaan awak media yang meminta tanggapannya mengenai hasil survey yang dilakukan oleh lembaga survey Indo Barometer terhadap menurunnya elektabilitas calon Presiden yang akan diusung oleh Partai Gerindra.

“Ada dua yang melakukan survey, yakni Orkestra dan Indo Barometer. Di hasil survey Orkestra tinggi, bahkan Gerindra nomor satu. Sementara di Indo Barometer menyatakan elektabilitas Prabowo menurun. Saya sempat mengkritik saat hadir dalam penyampaian survey tersebut, sebab seringkali hasil survey yang dilakukan sekarang ini bisa salah. Seperti pada waktu Pilkada DKI Jakarta, salah semua. Semua memenangkan pasangan Ahok- Djarot, tetapi ternyata pasangan Anies- Sandi menang 15 persen,” papar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Menurut Fadli hal itu terjadi karena yang di survey hanya 1.200 orang, mewakili 261 juta rakyat Indonesia. “Metode survey harus dievaluasi. karena sekarang ada yang namanya sosial media, setiap individu punya otonomi terhadap sosial media, dan mereka bisa menentukan. Biasanya lebih jujur bicara di sosial media,” ujarnya.

“Kami juga melakukan survey, termasuk juga kombinasi dengan sosial media. Pada Pilkada DKI Jakarta, kita sudah bilang bahwa pasangan Anies- Sandi akan menang 58 persen, ternyata hasil akhirnya adalah 57,97 persen. Jadi akurasinya luar biasa,” tandasnya.

Fadli menegaskan bahwa Fraksi Gerindra tetap optimis mencalonkan Prabowo sebagai Presiden. Adapun mengenai kriteria Wakil Presiden yang akan diusung, Fadli mengatakan, harus yang komplementer, saling mendukung dan dapat menambah suara.

Facebook Comments

Most Popular

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2018 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!