News

Minimalkan Penyimpangan Penggunaan Dana Desa, Pemprov Jateng Terapkan ‘Sikudes’

GUBERNUR JAWA TENGAH, GANJAR PRANOWO

 

 

 

SEMARANG, EDUNEWS.ID – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyarankan para kepala desa menggunakan sistem keuangan desa (Sikudes) untuk meminimalkan penyimpangan saat penggunaannya.

“Penggunaan Sikudes dalam pengelolaan dana desa juga untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkualitas didaerah,” kata dia, Sabtu (12/8/2017).

Ganjar juga meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyederhanakan sistem laporan keuangan desa.

“Para kades mengaku pusing mikirin itu sehingga perlu didorong untuk gunakan Sikudes,” ujarnya.

Politikus PDIP itu juga menyarankan ada sanksi tegas bagi kepala desa atau aparatur desa yang terbukti melakukan penyimpangan dalam pengelolaan maupun penggunaan dana desa.

“Penggunaannya mesti diatur dan kalau perlu diberi sanksi. Jika penggunaannya tidak sesuai, tidak akan mendapatkan (anggaran) untuk tahun berikutnya,” ungkapnya.

Ganjar mewanti-wanti kepala desa agar selalu berhatihati dalam mengelola dan menggunakan dana desa supaya tidak terjerat hukum.

“Di Jateng jangan sampai terjadi peristiwa seperti di Pamekasan, Madura, kepala desa ditangkap karena menyelewengkan dana desa,” ujarnya.

Facebook Comments

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 08114167811

Copyright © 2016-2017 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Close