Nasional

NasDem Sepakat Jaksa Agung bukan dari Parpol

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G. Plate mengatakan pihaknya berharap posisi jaksa agung di kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mendatang tak diisi oleh kader partai.

Hal ini mengamini pernyataan Jokowi yang sebelumnya menyebut jabatan jaksa agung akan diisi oleh kalangan profesional.

Ia mengatakan posisi nomor satu di Korps Adhyaksa itu seharusnya diisi oleh sosok yang berlatar belakang profesional ketimbang berasal dari partai politik.

“Memang itu harapannya Nasdem, jaksa agung itu orang profesional yang tidak dari parpol,” pungkas Johnny kepada wartawan di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Lebih lanjut, Johnny lantas bercerita bahwa jaksa agung saat ini M. Prasetyo pada awalnya berasal dari keluarga besar Kejaksaan Agung. Akan tetapi, kata dia, Prasetyo memilih bergabung ke NasDem untuk meniti karier politiknya berikutnya.

Baca juga :  Menpan : Serapan Anggaran Bukan Ukuran Keberhasilan

Saat ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Jaksa Agung lima tahun silam, Johnny menegaskan Prasetyo sudah menanggalkan atributnya sebagai kader NasDem. Ia mengatakan Prasetyo lebih memilih untuk mengabdi di Kejaksaan Agung.

“Sehingga saat ini dia [M. Prasetyo] adalah Jaksa Agung nonparpol,” jelas dia.

Melihat hal itu, Johnny memberikan saran kepada Jokowi agar memilih Jaksa Agung yang berasal dari profesional. Indikator profesional itu, kata dia, bisa berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di internal Kejaksaan atau dari pihak luar yang memiliki kapasitas memadai untuk memimpin Kejaksaan Agung.

“Demikian juga berikutnya, kalau bisa Jaksa Agung yang profesional dari non-parpol bisa berasal dari keluarga besar Adhyaksa aktif apakah yaitu ASN,” tutur dia.

Baca juga :  Pemerintah Mesti Selesaikan Hambatan Realisasi Investasi

“Juga kemungkinan dari profesional yang bukan parpol sama sekali tapi punya kemampuan memadai dan mengetahui lingkungan Adhyaksa atau Kejaksaan Agung di Indonesia. Sekali lagi siapa orangnya, kita tunggu lah,” ucap Johnny.

Johnny menyatakan NasDem tak ingin berandai-andai bila Jokowi kembali menunjuk kader NasDem untuk mengisi kursi Jaksa Agung.

“Tanyakan pada Pak Jokowi itu,” ujar dia.

cnn

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!