Nasional

Bakamla Tak Ada Rencana Beli Kapal Patroli Bekas AS

JAKARTA, EDUNEWS ID – Amerika Serikat (AS) dikabarkan berencana menjual kapal patroli militer penjaga pantai (coast guard) ke Indonesia. Di sisi lain, Bakamla RI menegaskan tidak punya rencana pembelian itu.

Dilansir South China Morning Post (SCMP), Jumat (30/4/2021), Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS pada 2 April 2021 lalu secara resmi memberi tahu tentang rencana penjualan kapal Penjaga Pantai Adak dan Aquidneck ke Indonesia. Namun, mereka masih merahasiakan harga penjualan yang disepakati.

Kapal tersebut akan ditawarkan secara resmi bulan depan, 30 hari setelah Kongres diberitahu. Dalam pernyataannya kepada The New York Post, Coast Guard mengatakan keputusan penjualan ke Indonesia dilakukan untuk mencapai kepentingan keamanan nasional AS. Mereka menyebut telah berkoordinasi dengan TNI AL sejak Februari lalu.

Kabar itu mendapat respons negatif di AS karena beberapa pegiat menilai kapal tersebut bersejarah di AS dan bukan di Indonesia.

Dikonfirmasi terpisah, Bakamla melalui Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, mengatakan Bakamla hingga saat ini tidak ada rencana membeli kapal itu. Wisnu mengatakan Bakamla saat ini lebih mengutamakan membangun kapal dalam negeri.

“Sementara dari Bakamla tidak ada rencana tersebut. Kita lebih prefer membangun kapal dari dalam negeri, untuk mendorong pertumbuhan industri galangan kapal juga,” kata Kolonel Wisnu saat dikonfirmasi, Jumat (30/4/2021).

dtk

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com