Nasional

Berikut Penyebab Pemanasan Global

Ilustrasi.

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Fenomena mencairnya es di kutub adalah salah satu penyebab pemanasan global. Hal ini dapat terjadi oleh beberapa hal. Apa saja?

Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.

Fenomena ini dipicu oleh kegiatan manusia, terutama yang berkaitan dengan penggunaan bahan fosil dan kegiatan alih guna lahan.

Kegiatan ini menghasilkan gas-gas yang semakin lama semakin banyak jumlahnya di atmosfer, terutama gas karbon dioksida (CO2) melalui proses yang disebut efek rumah kaca.

Hal ini menyebabkan suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18°C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir.

Intergovernmental Panel on Climate Change atau IPCC memberikan kesimpulan bahwa, “Sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca”.

Efek rumah kaca atau greenhouse effect adalah suatu istilah yang sangat erat kaitannya dengan pemanasan global. Disebut sebagai efek rumah kaca karena terjadi peningkatan suhu bumi akibat suhu panas yang terjebak di dalam atmosfer bumi.

Proses ini mirip seperti rumah kaca yang berfungsi menjaga kehangatan suhu tanaman di dalamnya. Peningkatan suhu di dalam rumah kaca terjadi karena adanya pantulan sinar matahari oleh benda-benda yang ada di dalam, sehingga terhalang oleh dinding kaca. Maka akibatnya adalah udara panas tidak dapat keluar (greenhouse effect).

Peningkatan suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan besar yang sangat berdampak bagi penduduk bumi.

Diantaranya seperti permukaan air laut naik akibat mencairnya glasier dan es di kutub, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, kegagalan panen, hilangnya terumbu karang, kepunahan berbagai spesies, penipisan lapisan ozon pada atmosfer bumi, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi.

Lalu, apa saja penyebab pemanasan global? Berikut penjelasannya:

1. Gas karbon monoksida meningkat dari asap kendaraan bermotor

Penyebab pemanasan global yang cukup besar adalah kepadatan penduduk dunia yang populasinya kian bertambah. Dengan pertambahan penduduk, jumlah kendaraan bermotor juga akan selalu bertambah.

Akibatnya, kendaraan bermotor mengeluarkan asap yang mengandung gas karbon monoksida. Gas ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Selain itu, berbahaya bagi lingkungan karena dapat menjadi penghalang pemantulan panas bumi yang menyebabkan efek rumah kaca.

2. Gas dari industri

Gas buang dari industri juga merupakan salah satu penyebab efek rumah kaca. Gas ini berpengaruh terhadap kehidupan makhluk hidup karena dapat menyebabkan pencemaran udara yang disebabkan oleh asap pabrik yang berlebihan. Pasalnya, asap pabrik mengeluarkan gas yang mengandung karbon dioksida, karbon monoksida, gas metana, dan lain sebagainya.

3. Penggunaan CFC yang berlebihan

CFC adalah Chloro Four Carbon, merupakan bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan, lalu dimanfaatkan untuk memproduksi peralatan rumah tangga. CFC biasanya digunakan pada kulkas dan AC, yang mana kedua alat ini juga sangat banyak digunakan masyarakat.

4. Luas hutan yang menurun karena penebangan

Kawasan hutan yang ditebang besar-besaran oleh pelaku illegal logging akan sangat berpengaruh pada lingkungan. Hal ini disebabkan karena berkurangnya peran pohon sebagai penyerap gas CO2 untuk menyuplai udara segar.

Selain penebangan liar, area hutan saat ini juga banyak beralih fungsi menjadi lahan komersial, pertambangan, maupun industri. Akibatnya, bencana seperti banjir ataupun longsor banyak terjadi.

5. Limbah dari pertanian, perkebunan, atau peternakan

Kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan juga merupakan penyebab pemanasan global jika tidak diolah dengan baik. Ada gas metana yang disebabkan dari bahan-bahan organik yang kekurangan dari hasil pemecahan bakteri kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Contohnya, semakin tinggi produksi hewan ternak maka akan semakin meningkat gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi.

Maka, diperlukan upaya pengolahan limbah seperti misalnya teknologi biogas dengan konsep zero waste. Upaya ini diharapkan bisa memperlambat pemanasan global.

Baca juga :  FPI Minta Pemerintah Terima Perpanjangan SKT Ormas, Kemendagri: Ada SOP

dtk

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com