Nasional

JK harap Pemuda yang Sukses Berbisnis Tidak Masuk Pemerintahan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan anak muda Indonesia yang sukses dalam berbisnis dan berhasil mendirikan usaha rintisan (startup business) jangan didorong untuk masuk ke pemerintahan menjadi menteri.

“Kalau menteri itu banyak orang mau, kalau menjadi enterpreneur tidak banyak. Jadi justru anak-anak muda yang sukses di bisnis jangan didorong jadi birokrat di pemerintah,” ucap Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa.

Wapres JK mencontohkan salah satu anak muda yang berhasil dalam dunia bisnis ialah Nadiem Anwar Makarim, pendiri dan CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau lebih dikenal dengan Go-jek.

Nadiem dinilai lebih dibutuhkan untuk bergerak di bidang bisnis. Selain itu Nadiem juga belum tentu memiliki kemampuan birokrat apabila masuk ke pemerintahan.

Baca juga :  Berikut Langkah Strategis Pemerintah-BI Jaga Inflasi

“Bukan berarti orang yang baik di satu bidang, itu bisa menguasai bidang lain. Menurut saya generasi muda seperti dia justru dibutuhkan di bisnis karena tidak mudah mencari orang seperti Nadiem yang bisa bagus di Indonesia dan bagus di luar negeri,” ujarnya.

Nadiem Makarim bersama jajaran direksi Go-Jek menemui Wapres JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa, untuk berdiskusi mengenai pengembangan sistem transportasi di Provinsi DKI Jakarta.

Nadiem mengatakan dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai upaya Go-Jek membantu sistem moda transportasi di ibu kota.

ant

Facebook Comments

Edunews.

Kirim Berita via: redaksi@edunews.id/redaksiedunews@gmail.com
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!