Nasional

Kapolda Papua Sebut Belasan Kabupaten Rawan saat Pilkada

Ilustrasi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw, mengakui pilkada yang akan dilaksanakan di 11 kabupaten di provinsi itu rawan konflik.

“Hampir semua daerah yang akan melaksanakan pilkada masuk kategori rawan konflik namun tingkat kerawanannya sedang dipetakan. Dari berbagai pengalaman dalam penanganan keamanan selama pilkada memang sering kali menimbulkan kerawanan akibat para pihak berupaya dengan segala cara untuk menjadi pemenang,” ucap dia, di Jayapura, Kamis (26/6/2020).

Ia mengakui, untuk meminimalisasi tingkat keamanan di kabupaten yang akan melakukan pilkada saat ini polisi mendekati semua elemen masyarakat agar pilkada berlangsung aman.

Walterpauw mengatakan, walaupun diprediksi rawan polisi berharap mudah-mudahan pelaksanaan pilkada di 11 kabupaten di Papua berlangsung aman terkendali. Secara terpisah Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, memprediksi, kabupaten yang rawan saat pelaksanaan pilkada adalah Kabupaten Mamberamo Raya.

Baca juga :  Ketua KPK : Penetapan Tersangka Peserta Pilkada agar Rakyat Tahu
Advertisement

Ia memperkirakan kerawanan di Mamberamo Raya karena ada masalah internal yang saat ini sudah melibatkan KPU.

“Sedangkan 10 daerah lain masih dilakukan koordinasi guna mengetahui permasalahan yang terjadi sejak tahapan pilkada dilakukan kembali,” ujar Kossay seperti dikutip dari Antara.

Adapun 11 kabupaten yang akan menggelar pilkada pada 9 Desember mendatang yaitu Kabupaten Supiori, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Boven Digul, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Merauke, Kabupaten Waropen, Kabupaten Keerom, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Nabire.

 

 

lpt

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com