Hukum

Lambat, Polda Metro Jaya Belum Temukan Pelaku Penyiraman Novel Baswedan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Peristiwa teror ke penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, hingga kini belum menemukan titik benderang. Pasalnya, aparat kepolisian belum berhasil mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Hingga kini, kasus tersebut masih berada di tahap penyelidikan. Dalam tahap ini ada setidaknya 19 saksi dan beberapa ahli yang diperiksa.

“Kita masih lakukan penyelidikan. Visum baru kita terima dan nanti akan diperiksa. Korban kita sudah periksa dan juga ada 19 saksi,” beber Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1/5/2017)

Saat ini, kara Argo, tindakan lebih lanjut sudah dilakukan, yakni menyesuaikan antara keterangan saksi, ahli dengan kondisi dan situasi yang ada di lapangan.

Baca juga :  Pimpinan DPR Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Isu Adu Domba
Advertisement

Ia berharap agar semua pihak bersabar menunggu hasil penyelidikan tim khusus yang dibentuk untuk menangani dugaan teror ini.

“Kita akan pelajari dan analisa, serta meyesuaikan keterangan saksi dan ahli dan barbuk yang ada. Tunggu perkembangan, penyidik bekerja sesuai tim yang dibentuk Kapolda,” jelasnya.

Seperti diketahui, Novel menerima teror dengan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu. Akibat siraman air keras itu, penyidik senior KPK ini harus menjalani perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Singapura.

Perkembangan terakhir kondisi Novel, telah dilakukan observasi untuk melihat sejauh mana kerusakan pada kedua mata yang terkena siraman air keras.

AKT | EDUNEWS

Edunews.

Kirim Berita via: [email protected]/[email protected]
Iklan Silahkan Hub 085242131678

Copyright © 2016-2019 Edunews.ID

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com