Nasional

Pemkot di Jabar Izinkan Salat Idul Adha di Lapangan di Tengah Pandemi Covid 19

ilustrasi

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Pemerintah kota Sukabumi, Jawa Barat mengizinkan warga untuk melaksanakan salat Iduladha pada Jumat (31/7/2020) di lapangan di tengah pandemi virus corona.

Kendati demikian, penyelenggara harus berkoordinasi dengan pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan untuk keperluan tersebut.

“Pelaksanaan Shalat Idul Adha sudah diatur dalam Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Rabu (29/7/2020).

Mengutip Antara, Fahmi mengatakan dalam surat edaran tersebut telah disertakan izin serta tata cara pelankasnaan salat Iduladha di tengah pandemi Covid-19, termasuk jika digelar di lapangan terbuka.

Baca juga :  ‘Ketua Panitia Hak Angket DPRD Sulsel tak Paham Aturan’

Saat melakukan perizinan, panitia penyelenggara juga harus melapor dan memastikan kondisi kesehatan warga terjaga, mengantisipasi adanya jemaah yang positif Covid-19 sehingga berpotensi menularkan kepada orang lain.

“Protokol kesehatan harus dilakukan seara maksimal, karena tidak menutup kemungkina ada warga dari luar daerah yang ikut salat Id secara berjamaah,” tuturnya.

Advertisement

Ia mengingatkan jika penyelenggara harus menerapkan protokol kesehatan maksimal, yakni mengharuskan semua jemaah mengenakan masker, membawa perlengkapan salat sendiri, menjaga jarak antar-saf, dan menjaga kebersihan tangan serta anggota tubuh lainnya.

Pemberian izin salat Id berjamaah ini dilakukan setelah Sukabumi mengonfirmasi tingkat kesembuhan pasien Covid-19 saat ini mencapai 98 persen. Sekitar 77 pasien mengidap Covid-19 saat ini dinyatakan sembuh.

Juru bicara Satgas Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Hendrayana mengatkan saat ini masih ada empat pasien yang dirawat di ruang isolasi khusus RSUD R Syamsudin SH.

“Alhamdulillah tingkat kesembuhan pasien Covid-19 bisa dikatakan tinggi. Hingga kini belum ada warga yang terinfeksi virus tersebut meninggal dunia,” ucapnya.

 

 

cnn

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com